Juara 3 Kali Lomba Bakiak Tingkat Jabar Diarak, Anggota DPRD Ciamis Beri Uang Pembinaan

Juara Lomba Bakiak
Para juara lomba bakiak tingkat provinsi Jawa Barat diarak keliling Kecamatan Pamarican, Jum'at (23/8/2019). Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Tiga tahun berturut-turut mempertahankan juara satu lomba bakiak panjang tingkat Provinsi Jawa barat, para juara yang berasal dari Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis diarak keliling kecamatan.

Pantauan HR Online di lapangan, peserta juara lomba bakiak panjang tingkat provinsi Jawa Barat dari Sekolah Negeri 2 Sidaharja ini diarak dengan mobil kepolisian, mengelilingi wilayah kecamatan Pamarican.

Iring-iringan yang diberangkatkan dari halaman kantor Kecamatan Pamarican ini diikuti oleh seluruh unsur Muspika Kecamatan Pamarican beserta para guru dan siswa dengan pengawalan dari aparat Polisi dan TNI.

Diketahui  ketiga siswi berprestasi di bidang olahraga tradisional tingkat provinsi Jawa Barat tersebut bernama Meilinda Khoerunnisa, Helista Tri Mulyani dan Alma Nuraini.

Ketiganya adalah siswi dari SDN 2 Sidaharja yang meraih juara satu lomba bakiak panjang yang diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran pada 21 Agustus 2019 lalu.

Selain menjadi juara pertama, ereka bertiga juga mampu mempertahankan prestasinya selama tiga tahun berturut turut.

Suprayogi adalah sosok di balik kesuksesan para siswi ini meraih juara selama 3 tahun berturut-turut. Suprayogi sendiri adalah sosok tenaga guru honorer yang menorehkan prestasi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis. 

Saat ditemui HR Online, Suprayogi mengaku bangga bisa mengantarkan anak didiknya hingga menjadi juara bertahan selama tiga tahun berturut turut. 

“Jelas saya pribadi merasa bangga dengan prestasi anak-anak saya ini, bagaimanapun mereka adalah pahlawan bagi dunia pendidikan yang ada di kabupaten Ciamis, dimana mereka mampu mempertahankan nama baik dunia pendidikan Kabupaten Ciamis,” katanya.

Surayogi sendiri mengaku tak pernah patah semangat meski kerja kera nya tersebut tak pernah diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Ciamis, terutama Dinas Pendidikan Ciamis.

“Meskipun tidak pernah mendapatkan penghargaan atau uang pembinaan. Namun saya tetap bangga bisa mengabdikan diri sebagai pengajar dan pembimbing anak-anak saya, hingga mampu menyabet gelar juara. Mudah mudahan harapan saya, ke depannya Dinas Pendidikan juga akan bisa memperhatikan kami yang berjuang demi mengharumkan nama Kabupaten Ciamis,” terangnya.

Sementara itu, ketiga siswi berprestasi mengaku bangga bisa mempersembahkan piala untuk sekolah serta dunia pendidikan Kabupaten Ciamis.

“Alhamdulillah kami bertiga merasa bangga bisa mempersembahkan kemenangan ini, terutama buat sekolah kami, SDN 2  Sidaharja, Ibu kepala sekolah, para guru semuanya. Terutama buat Pak Yogi (Suprayogi) yang  is the best,” tuturnya.

Ketua Ikatan Guru Olahraga Kecamatan Pamarican, Nanang Suryana, mengaku sangat bangga kepada para siswi yang telah menjadi kebanggaan dunia pendidikan.

“Kita patut apresiasi untuk mereka para atlet serta tenaga pembimbingnya. Meski dia hanya seorang guru honorer, namun dia sangat disiplin dan bertanggung jawab dengan tugasnya, hingga mampu memberikan prestasi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Di sisi lain, anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Hiban Nurulfallah mengaku prihatin ketika mendengar nasib para juara serta guru pembimbingnya yang sama sekali tidak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. 

“Sangat sangat prihatin mendengar ceritanya tadi. Seharusnya pemerintah atau Dinas Pendidikan memberikan penghargaan kepada para atlet dan juga pembimbingnya yang mana mereka ini telah mengharumkan nama kabupaten Ciamis, terutama dunia pendidikan,” katanya.

Hiban juga berjanji akan memberikan uang pembinaan kepada Suprayogi setiap bulannya sebagai bentuk penghargaan.

“Insyaallah, selama satu tahun ke depan, saya akan memberikan dia penghargaan berupa uang pembinaan yang akan kami berikan setiap bulannya. Insyaallah jangan dilihat kecil atau besarnya, saya akan berikan dia penghargaan 500.000 setiap bulannya. Selesai acara ini, saya akan buatkan MOU-nya,” katanya.

Pemberian penghargaan ini, kata Hiban, sebagai bentuk kepedulian dirinya terhadap dunia pendidikan.

“Semoga ini menjadi inspirasi serta mendorong semangat kepada para tenaga honorer yang berprestasi seperti saudara Suprayogi ini,” ungkapnya. (Suherman/R7/HR-Online)