Kapolres Kota Banjar Ajak Warga Perbanyak Diskusi, Bukan Persekusi

Kapolres Kota Banjar saat memberikan penjelasan
Kapolres Kota Banjar saat memberikan sambutan dalam refleksi kemerdekaan bersama GP Ansor. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kapolres Kota Banjar, AKBP Yulian Perdana, mengingatkan masyarakat untuk perbanyak diksusi dari pada persekusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Menurutnya, melalui dialog ataupun diskusi akan membuka jalan tengah dari setiap persoalan. Apalagi yang berkaitan dengan masalah kebangsaan yang kini tengah dialami bangsa Indonesia.

“Paling penting menurut saya adalah masyarakat harus memiliki literasi atau melek terhadap situasi. Artinya, ketika ada sesuatu yang baru kita harus mengetahuinya, dan kita harus mempertahankan sesuatu yang lama, tapi yang baik,” jelasnya saat refleksi kebangsaan bersama GP Ansor Kota Banjar, Jum’at (23/8/2019).

Yulian menambahkan, Kota Banjar yang memiliki 4 kecamatan mampu menjadi sutau daerah yang terbilang kondusif di Jawa Barat. Hal itu bukan tanpa alasan, akan tetapi karena adanya koordinasi serta dialog berbagai elemen yang ada.

Dari 204.000 orang yang merupakan warga Kota Banjar, kata Yulian, diharapkan selalu mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai masalah. Hal itu agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, terutama yang menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kambtibmas).

“Jadi, sekali lagi perbanyaklah diskusi, hindari persekusi,” imbuhnya.

Ia pun mencontohkan, masyarakat bisa mencontoh terhadap warga Kudus yang mana di wilayah tersebut tidak ada yang menyembelih sapi, namun menyembelih kerbau. Hal itu sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka yang berbeda keyakinan.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang ilmiah, santun dan damai. Jangan sampai kita mudah terprovokasi dari informasi hoaks dan tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)