Lahan Perbukitan di Kota Banjar Terbakar, Diduga dari Pembakaran Sampah

Lahan Perbukitan di Kota Banjar Terbakar
Lahan perbukitan yang berada di dekat kawasan Perumahan Jaswita lingkungan Pangadegan, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, dilaporkan terbakar, Minggu (18/08/2019) siang. Foto: Muslihin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebuah lahan perbukitan yang berada di dekat kawasan Perumahan Jaswita lingkungan Pangadegan, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, dilaporkan terbakar, Minggu (18/08/2019) siang. Penyebab kebakaran diduga dari sisa pembakaran sampah yang dilakukan warga.

Dari pantauan di lapangan, titik kebakaran berada di areal perbukitan. Lahan yang luas ditambah cuaca panas serta angin kencang memudahkan api dengan cepatnya merambat dan membakar habis dahan- dahan kering.

Hingga berita ini diunggah, kebakaran masih berlangsung. Petugas damkar yang dibantu warga setempat tengah berusaha memadamkan api.

UPT Damkar BPBD Kota Banjar menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Namun, karena medan perbukitan yang terjal, tampak menyulitkan selang air dari mobil damkar menjangkau ke titik kebakaran. Petugas pun terus berusaha agar air dari mobil damkar bisa menjangkau titik kebakaran guna cepat memadamkan api.

Pudin, warga sekitar, mengungkapkan, kebakaran lahan mulai diketahui warga sekitar pukuk 10.00 WIB. Warga pun spontan langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Ketika melihat terjadi kebakaran, kami langsung berusaha memadamkan api agar tidak merambat ke pemukiman warga. Tadi kami mengira api sudah padam. Tapi ternyata setelah beberapa menit kemudian api kembali menyala dan malah makin besar,” katanya.

Menurut Pudin, asal mula titik api berasal dari bawah perbukitan lahan. Kemungkinan sisa pembakaran sampah yang dilakukan warga.”Mungkin ada warga bakar-bakar sampah di bawah. Ternyata apinya merambat ke lahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Damkar, Aam Amijaya, mengatakan, lokasi kebakaran berada di perbukitan terjal dan cukup jauh ke lokasi sumber air. Kendala itu yang membuat petugas kesulitan memadamkan api.

“Kita sudah berusaha memadamkan api dengan menerjunkan dua unit mobil Damkar. Hanya saja terkendala air. Tapi petugas kami terus berusaha agar api cepat padam,” kata Aam.

Aam menambahkan seringnya kebakaran yang terjadi di Kota Banjar akhir-akhir ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Dia pun mengimbau warga agar lebih berhati- hati ketika membakar sampah apalagi yang berdekatan dengan lahan kering. (Muhlisin/R2/HR-Online)