Makanan Pantangan Darah Tinggi yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

makanan pantangan darah tinggi
Makanan pantangan darah tinggi yang harus dihindari penderita hipertensi. Foto: Net/Ist

Makanan pantangan darah tinggi berikut harus dihindari para penderita hipertensi agar tidak kumat. Selain itu, daftar makanan berikut juga merupakan makanan penyebab darah tinggi.

Darah tinggi atau hipertensi disebut sebagai salah satu penyakit berbahaya lantaran bisa memicu penyakit lainnya seperti jantung, gagal ginjal, hingga stroke. Penyebab darah tinggi ini bisa jadi lantaran gaya hidup, namun beberapa ahli ada yang menyebutnya sebagai salah satu penyakit keturunan.

Selain makanan penurun darah tinggi, ada sejumlah makanan yang harus dihindari para penderita hipertensi lantaran memicu naiknya tekanan darah apabila dikonsumsi terus menerus. Bukan cuma jadi penyebab darah tinggi, namun bisa jadi memicu timbulnya penyakit lainnya.

Baca Juga: Makanan Penurun Darah Tinggi, Sayuran dan Buah-buahan yang Mudah Didapat

Pada umumnya makanan ini mengandung natrium tinggi yang dapat meningkatkan tekanan darah. Karena itu, bagi penderita hipertensi, makanan yang mengandung natrium harus dijauhi.

Berikut makanan pantangan darah tinggi yang harus dihindari para penderita hipertensi:

Gula

Gula jadi salah satu makanan pemicu darah tinggi. Selain itu, menumpuknya kadar gula dalam darah selain menyebabkan kegemukan atau obesitas juga bisa menimbulkan penyakit diabetes. Obesitas juga berpengaruh terhadap tekanan darah tinggi.

Sumber makanan yang mengandung kadar gula tinggi, misalnya permen, minuman manis, kue basah dan kue kering, dan berbagai camilan-camilan lainnya. Hindari makanan tersebut untuk mengontrol tekanan darah Anda.

Garam

Hindari makanan dengan kandungan garam tinggi. Salah satu bumbu dapur dengan nama sodium dan natrium ini bahkan disebut sebagai makanan pantangan darah tinggi dan juga jantung paling utama. 

Salah satu hal yang harus diperhatikan, kandungan garam yang tinggi yang Anda konsumsi bukan berasal dari garam yang biasa digunakan ketika memasak, namun dari makanan tinggi natrium seperti mie instan dan saus tomat, termasuk juga ikan asin.

Tidak ada salahnya Anda bisa membubuhkan sedikit saja garam pada masakan yang Anda olah. Mengurangi garam bagi penderita hipertensi akan sangat berguna mengantisipasi kumatnya darah tinggi.

Gorengan

Gorengan yang banyak dijual, termasuk di restoran cepat saji seperti kentang goreng biasanya digoreng dengan minyak yang bebas lemak trans, padahal minyak bebas lemak trans mengandung natrium tinggi. Sehingga gorengan jadi salah satu makanan yang harus dihindari para penderita darah tinggi.

Susu

Susu yang mengandung lemak tinggi harus dijauhi. Apalagi susu biasa yang lebih banyak mengandung lemak daripada jadi sumber kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Solusinya Anda bisa beralih ke susu rendah lemak atau susu skim, sebagai contoh susu kedelai yang baik dikonsumsi penderita darah tinggi dan merupakan salah satu makanan penurun darah tinggi.

Acar

Acar kerapkali dianggap sebagai makanan menyehatkan lantaran terdiri dari sayur-sayuran. Namun, sayuran tersebut jika diacar maka sudah melewati proses pengawetan, salah satu bahan pengawetnya adalah garam.

Garam yang bersarang pada mentimun, misalnya, jadi kumpulan natrium tinggi. Sehingga yang membuat acar jadi makanan pantangan darah tinggi adalah karena kadar garamnya yang tinggi.

Saus Tomat

Jika tomat jadi salah satu makanan penurun darah tinggi, maka saus tomat sebaliknya. Kandungan natrium dalam saus tomat sangat tinggi sehingga memicu darah tinggi Anda kumat.

Kafein

Seringkali kafein diidentikkan dengan kopi, namun ternyata sejumlah minuman seperti coklat dan minuman ringan lainnya juga mengandung kafein lho.

Kafein dikenal sebagai stimulant peningkat tekanan darah. Jika Anda penyuka kopi, Anda bisa menguranginya atau menggantinya dengan susu kedelai, yang baik bagi tubuh dan jadi salah satu makanan penurun darah tinggi.

Kulit Ayam

Kulit ayam memang enak, apalagi jika dibumbui dengan tepat. Namun, dibalik nikmatnya kulit ayam tersembungi minyak jenuh penyebab darah tinggi. Minyak juga juga mengandung kolesterol jahat yang cukup tinggi sehingga bisa memicu tekanan darah menjadi tinggi.

Mie Instan

Mie instan merupakan salah satu makanan yang harus dihindari penderita darah tinggi, lantaran banyak mengandung bahan pengawet yang bisa membuat tekanan darah jadi naik. Kandungan natrium dan lemaknya pun sangat tinggi, sehingga bisa memicu darah tinggi. Selain itu, mengonsumsi mie instan terlalu sering bisa berakibat fatal terhadap kesehatan.

Sosis

Makanan pantangan darah tinggi lainnya adalah daging olahan. Bukan hanya yang mengandung bahan kimia saja, namun juga daging yang telah mengalami proses pengasapan dan pengasinan, seperti halnya sosis yang memiliki kadar natrium tinggi.

Roti

Tidak semua roti harus Anda hindari untuk mengontrol tekanan darah. Roti gandum misalnya sangat disarankan untuk dikonsumsi lantaran rendah lemak.

Namun, untuk roti asin yang dibuat dengan baking powder, bicarbonate dan lemak jenuh harus Anda jauhi. Roti asin ini merupakan salah satu makanan penyebab darah tinggi, selain itu juga menyebabkan obesitas.

Daging Merah

Daging merah memang nikmat dinikmati, dalam bentuk steak misalnya, ataupun dalam bentuk daging pangging. Namun ternyata, daging merah seperti daging sapi, kambing, kerbau, dan babi mengandung lemak jenuh lebih banyak bila dibandingkan dengan daging lainnya.

Padahal lemak jenuh termasuk salah satu yang harus dihindari para penderita hipertensi juga penderita jantung. Karena itu daging merah termasuk makanan penyebab darah tinggi.

Itulah berbagai makanan yang harus dihidari penderita darah tinggi dan jadi makanan pantangan darah tinggi. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung kalium yang mampu mengurangi efek natrium penyebab darah tinggi. (Ndu/R7/HR-Online)

Loading...