Manfaat Daun Kelor si Pohon Ajaib Kebanggaan WHO

manfaat daun kelor
Ilustrasi manfaat daun kelor. Foto: Istimewa

Siapa yang bisa menyangka jika manfaat daun kelor yang begitu menakjubkan telah membuat badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization) kepincut. Bahkan organisasi kesehatan PBB itu menjulukinya sebagai pohon ajaib.

Apa sih sebenarnya keutamaan daun berbentuk mungil ini? Kenapa pula jenis sayuran ini menginspirasi sehingga diabadikan dalam ungkapan ‘Dunia Tak Selebar Daun Kelor’?

Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah tanaman dengan batang berkayu yang tingginya bisa mencapai 10 meter. Aroma bunga tanaman ini dikenal wangi dengan warna putih kekuningan yang cantik.

Pohon kelor juga dikenal orang Barat sebagai drumstick tree karena kayunya sering dimanfaatkan untuk dibuat dan dijadikan stik penabuh drum.

Nama pohon ini di Indonesia lebih populer sebagai pohon penghijauan. Tanaman ini memang sering digunakan untuk  konservasi tanah, penghijauan, maupun dijadikan sebagai penahan longsor.

Meskipun bentuk pohonnya yang tinggi kurus namun akarnya ternyata mempunyai kemampuan menyerap air saat hujan. Air yang terhimpun ini menjadi sumber air bagi tanaman sekitarnya saat kemarau. Cukup unik ya!

Kandungan Nutrisi pada Manfaat Daun Kelor

Selain keunikan di atas, ternyata daun kelor juga menyimpan sejuta manfaat yang sungguh menakjubkan. Daun kelor diketahui mengandung nutrisi yang sangat beragam dan lengkap.

Daun kelor kaya dengan vitamin A, C, B1, B2, B3, dan berbagai mineral penting lainnya. Bahkan kandungan vitamin A dalam daun kelor 4 kali lebih besar ketimbang wortel.

Begitu  juga kandungan vitamin C daun kelor ternyata 7 kali lebih banyak dibandingkan buah jeruk.

Dibandingkan susu, kandungan kalsium dan protein daun kelor juga lebih banyak dua hingga empat kalinya loh. Malah dibandingkan buah pisang, kandungan potasium daun kelor juga 3 kali lebih besar.

Keunikan dan manfaat daun kelor yang luar biasa juga pernah membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan penanaman besar-besaran pohon ini di kawasan miskin di Afrika untuk dikonsumsi.

Hal ini karena daun ini terbukti ampuh sebagai ‘obat alami yang murah’ bagi masyarakat miskin di Afrika dan berbagai negara miskin lainnya.  

Tak kurang dari 300 jenis penyakit bisa diatasi daun bulat kecil ini. WHO juga pernah menyerukan untuk mengonsumsi daun kelor bagi bayi dan anak-anak yang kekurangan gizi.

Manfaat daun kelor jauh lebih besar ketimbang bayam ataupun sayuran hijau lainnya. Mengonsumsi daun kelor akan meningkatkan energi dan daya tahan tubuh, serta memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Manfaat Daun Kelor sebagai Penangkal Penyakit

Dunia memang tak selebar daun kelor namun manfaat tanaman ini ternyata mampu menggetarkan dunia. Berbagai jenis penyakit akibat kekurangan nutrisi bisa diatasi dengan makan sayur daun kelor secara rutin.

Gangguan mata karena kekurangan vitamin A, gusi berdarah karena kurang vitamin C, ataupun pertumbuhan anak yang lambat karena kekurangan protein bisa diatasi dengan daun kelor.

Daun hijau ini juga efektif mengatasi sejumlah penyakit. Dari penyakit anemia karena kekurangan zat besi, penyakit beri-beri akibat kekurangan vitamin B1, kulit kering dan pecah-pecah karena kurang vitamin B2.

Begitu juga dengan dermatitis akibat kekurangan vitamin B3, osteoporosis karena kurang asupan kalsium, hingga penumpukan lemak pada liver akibat kurangnya Choline.

Hasil penelitiian Anna Technology University India juga menemukan manfaat daun kelor sebagai hepatoprotektor atau pelindung hati. Daun kelor juga berperan dalam meningkatkan fungsi hati dan ginjal.

Tanaman ini juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung karena kemampuannya dalam meningkatkan serum kolesterol alamiah dan mengontrol kadar gula dalam darah.

Daun kelor juga berfungsi sebagai antioksidan, anti inflamasi atau anti-peradangan, melancarkan sistem sirkulasi, mengatasi garis penuaan dini pada wajah, menjaga kesehatan kulit, dan meningkatkan kebugaran dan imunitas tubuh.

Kandungan zat anti oksidan daun kelor juga berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan, luka pada usus, maupun luka lambung. Daun kelor juga ampuh dalam menyembuhkan peradangan dan kanker.

Begitu besarnya manfaat daun kelor wajar saja membuat WHO menyebutnya sebagai si pohon ajaib ya. (R8/HR-Online)