Menggunakan Celana Jeans Ketat Bahaya Bagi Kesehatan Wanita, Ini Penjelasannya

Menggunakan celana jeans ketat berbahaya bagi wanita, apalagi kalau ukurannya skinny banget. Photo : Ilustrasi.

Menggunakan celana jeans ketat berbahaya bagi wanita, apalagi kalau ukurannya skinny banget. Trend skinny jeans atau yang dikenal dengan jeans ketat memang makin disukai para wanita.

Namun sayangnya, sering menggunakan celana keren ini menyimpan banyak bahaya buat kesehatan, terutama pada bagian perut ke bawah.

Orang yang memakai celana jeans model tersebut memang terlihat keren dan menarik karena bisa membentuk lekukan bagian tubuh.

Selain itu, menggunakan celana jeans ketat juga begitu simple, tidak ribet ketika dikenakan jika dibandingkan dengan memakai rok.

Apalagi kalau celana ketat dikenakan oleh seseorang yang memiliki aktifitas padat dan selalu ingin bergerak, tentunya akan lebih beresiko lagi.

Lantas, apa saja efeknya kalau terlalu sering memakai celana jeans ketat? Dirangkum HR Online dari berbagai sumber, Kamis (08/08/2019), berikut ini penjelasannya.

Menyebabkan Iritasi

Saat kamu mengenakan pakaian, maka pakaian tersebut akan langsung menyentuh kulitmu. Begitu pula celana jeans. Bahan yang berkualitas buruk dan terlalu ketat bisa menyebabkan iritasi kulit.

Iritasi kulit juga akan mengundang bakteri atau kuman sehingga menyebabkan terjadinya penyakit kulit lainnya.

Infeksi akibat jamur yang terjadi pada kulit antara lain adalah thrush atau sejenis sariawan di sekitar area genital wanita.

Sedangkan, pada kaum pria, memakai celana yang terlalu ketat bisa memengaruhi kadar sel sperma, sebab suhu di sekitar area genital pria menjadi terlalu hangat.

Infeksi Saluran Kemih

Menggunakan celana yang ketat, baik itu celana panjang ketat, celana dalam yang tidak pas di sekitar pangkal paha akan membahayakan kesehatan bagi penggunanya.

Menurut dr. Hillary Jones dari TENA Brand Ambassador, menggunakan pakaian tersebut dalam waktu lama dapat mengakibatkan infeksi saluran kemih.

Apabila hal ini terjadi, maka kandung kemih akan mengalami kelemahan atau bisa juga membuat kandung kemih jadi terlalu aktif.

Mirip seperti yang terjadi pada pria, yang mana suhu di sekitar area pribadi yang terlalu hangat membuat rawan infeksi, sehingga wanita juga rawan terkena infeksi saluran kemih.

Selain itu, banyak pula kasus yang terjadi pada pria, di mana testis pria akan rentan terkilir bila sering menggunakan celana jeans ketat.

Nyeri di Sekitar Pinggul

Biasanya letak pengait atau kancing celana berada di bagian pinggul, sehingga area tersebut juga berisiko mengalami nyeri akibat tertekan dengan kuat.

Memang, di bagian tersebut terasa kencang, namun jika dipakainya terlalu lama justru bisa menimbulkan rasa sakit di sekitar pinggul.

Terjangkit Penyakit Kandidiasis Vulvovaginal

Saat kamu merasa kulit seperti terbakar dan merasakan gatal pada bagian vagina, itu tandanya kamu sedang mengalami gejalan penyakit Kandidiasis.

Kandidiasis adalah satu penyakit akibat infeksi jamur yang disebabkan jamur Candida. Akibat dari infeksi itu adalah rasa sakit yang kamu alami ketika buang air kecil.

Kalau kamu terus mengalami hal ini maka vagina kamu akan bengkak dan mengeluarkan bercak merah, sehingga bisa merusak tubuh dan saraf.

Menghambat Aliran Darah

Celana yang terlalu ketat juga dapat mengganggu aliran darah dari area paha sampai kaki. Sering kesemutan, kelelahan, bahkan kaki hingga bengkak.

Itu adalah beberapa tanda aliran darah yang tidak lancar pada bagian tersebut. Sirkulasi buruk ini disebut varises. Varises tak hanya terjadi akibat menggunakan sepatu berhak tinggi saja.

Karena, menggunakan celana ketat juga bisa menjadi penyebab pembuluh darah membeku akibat gangguan gerakan dibatasi oleh celana ketat.

Merusak Kulit

Ketika seseorang menggunakan celana jeans ketat, maka kulit akan menjadi lebih gampang bergesekan dengan celana.

Bila hal ini terjadi, maka kulit akan mengalami kerusakan, bahkan bisa menyebabkan masalah serius, seperti ruam dan infeksi pada kulit.

Infeksi tersebut biasanya terjadi di sekitar paha, karena celana yang ketat akan semakin mengetatkan pemakainya di sekitar paha.

Apalagi bila bahan celana ketat yang dipakai berasal dari bahan yang kasar. Tentunya ini akan lebih membahayakan lagi, sebab akan menimbulkan gesekan yang lebih besar.

Masalah Pencernaan

Adanya tekanan yang kuat di area perut bisa menyebabkan gerakan intragastrik yang mendorong asam di dalam perut, sehingga hak ini akan menyebabkan rasa mulas.

Seperti yang diungkapkan Jamie Koufman, MD, pakar yang juga penulis Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook and Cure asal Amerika Serikat.

Karena itulah ia menyarankan untuk menghindari penggunaan celana ketat ketika kamu akan menghadiri acara makan-makan.

Mengganggu Usus

Seorang internis dari Stamford Connecticut, dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan, menggunakan celana jeans yang terlalu ketat bisa mengganggu mobilitas usus.

Hal ini biasanya yang membuat seseorang merasa merasa ada yang kurang nyaman, dan merasakan sakit pada perut setelah dua jam sampai tiga jam setelah makan.

Namun sayangnya banyak masyarakat yang tidak menyadari kalau hal itu terjadi disebabkan oleh celana jeans ketat yang digunakan. (Eva/R3/HR-Online)