Pemkab Ciamis Anggarkan Rp 35 Miliar untuk Rehab Irigasi

Rehab Irigasi
Salah satu irigasi yang ditambal menggunakan karung di Kabupaten Ciamis. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis tahun ini akan melakukan rehab irigasi di 104 jaringan yang tersebar di Kabupaten Ciamis.

Utamanya jaringan irigasi maupun sarana pengairan yang rusak akibat dimakan usia atau karena musibah banjir. Salah satu realisasinya rehabilitasi bendungan di Desa Danasari, Kecamatan Cisaga. 

“Kita prioritaskan rehab irigasi yang sudah rusak parah serta debit airnya banyak. Percuma kalau kita merehab jaringan irigasi tapi pasokan airnya tidak ada,” terang Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Ciamis, H. Agus Komara ST, melalui Kasi Irigasi, H Hilman Nuryadin, ST, Senin (12/08/2019). 

Menurut Hilman, dari 296 irigasi yang ada (kewenangan Pemda), memang masih banyak yang harus diperbaiki. Hanya karena keterbatasan anggaran, perbaikan dilaksakan bertahap. Tahun ini anggaran untuk rehabilitasi irigasi hanya Rp 7,5 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk 23 kegiatan, dari Dana Alokasi Umum (DAU) hanya Rp 6,3 miliar untuk 19 kegiatan. 

“Paling besar dari Bantuan Propinsi senilai Rp 19 miliar untuk 52 kegiatan rehab irigasi,” ungkapnya.

Selain itu, kata Hilman, pihaknya juga menganggarkan Rp 2,9 miliar dari DAU untuk kegiatan normalisasi saluran dan pembuatan proteksi tebing sungai. Pentingnya suplai air ke lahan persawahan melalui irigasi, membuat pihaknya memfokuskan pada normalisasi saluran air seperti peningkatan irigasi, rehab bendung, normalisasi dan proteksi sungai. 

“Normalisasi saluran irigasi berpengaruh pada tingkat kelancaran aliran air yang terdistribusi ke area persawahan, jadi kita prioritaskan tahun ini,” ungkapnya.

Hilman mengungkapkan, tahun ini pihaknya akan memperbaiki atau merehabilitasi saluran air mulai dari bendung, bangunan air, jaringan irigasi, hingga proteksi sungai. Diharapkan dengan perbaikan irigasi, bendung dan proteksi sungai ini, bisa menormalisasi pasokan air untuk 8.000 hektare lahan sawah dan kolam se-Kabupaten Ciamis.

Menurut Hilman, jaringan irigasi kewenangan Pemda Ciamis ada sekitar 296 irigasi teknis dan semi teknis yang bisa mensuplai air untuk 13.000 hektare. 

“Mudah-mudahan proyek perbaikan atau normalisasi saluran air nanti bisa berjalan dengan lancar. Sehingga, bisa mensuplai air untuk areal sawah dan kolam petani di Kabupaten Ciamis,” tandasnya. (Jujang/Koran HR)