Sunatan Massal yang Digelar Persistri Kota Banjar Gunakan Alat Sunat Modern

Sunatan massal yang digelar oleh PD Persistri Kota Banjar, Jawa Barat, menggunakan alat sunat modern bernama Sunathrone Klamp. Photo : Muhlisin/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sunatan massal yang digelar oleh PD Persistri Kota Banjar, Jawa Barat, menggunakan alat sunat modern bernama Sunathrone Klamp, yang mana alat sunat ini merupakan hasil karya anak bangsa, Dr. Andi Berlian Tawir.

Alat khitan modern Sunathrone Klamp ini hanya sekali pakai. Kelebihan menggunakan alat tersebut diantaranya bisa mengatasi masalah yang selama ini sulit dilakukan dengan tekhnik khitan biasa.

“Kalau pakai tekhnik sunathrone modern ini, setelah pasien dikhitan bisa melakukan aktivitas seperti biasa, bisa langsung pakai air atau celana. Berbeda dengan tekhnik yang selama ini digunakan,” terang dr. Dwi Haryoko, kepada HR Online, Kamis (22/08/2019).

Kelebihan lainnya, pasien yang dikhitan minim pendarahan, tidak bernanah, tanpa perban dan jahitan, serta prosedur yang cepat dan praktis.

Dwi mencontohkan, saat ada salah seorang peserta sunatan massal yang sudah lima kali ke klinik untuk sunat, akan tetapi belum ada dokter yang menyanggupi karena badan peserta tersebut terlalu gemuk.

“Kemudian tadi dia ikut sunat di sini memakai tekhnik Sunathrone Klamp. Alhamdulillah berhasil. Untuk penggunaan alat sunathrone di Kota Banjar ini mungkin belum begitu familiar, karena masih jarang yang menggunakan, berbeda dengan di kota-kota basar,” kata Dwi.

Sementara itu, Ika Harjawinata, Ketua PD Persistri Kota Banjar, mengatakan, untuk kedua kalinya bersama Pusat Zakat Umat PZU layanan Kota Banjar mengadakan bakti sosial sunatan massal.

Kegiatan sunatan massal ini sebagai salah satu program syiar dakwah Persistri di Kota Banjar, yang tahun ini digelar di Lingkungan Ciaren, Kelurahan Karanpanimbal, Kota Banjar.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak karena kegiatan bakti sosial khitanan massal terselenggara berkat donasi dari para donator, dan juga Tim Sunathrone Klamp dengan programnya Khitan Ceria Peduli Umat.

“Alhamdulillah, tahun ini 50 persen peserta sunat terpenuhi dari target 30 peserta khitan. Semoga kegiatan bakti sosial ini bisa bermanfaat,” kata Ika. (Muhlisin/R3/HR-Online)