Taritif, Biota Laut Makanan Favorit Warga Majingklak Pangandaran, Bisa Menambah Gairah Pasutri

Tarno, warga Majingklak, Kabupaten Pangandaran, saat mencari taritif di Sagara Anakan. Photo : Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Taritif merupakan jenis biota laut yang menjadi makanan favorit warga di daerah pesisir pantai, salah satunya warga di Majingklak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Memang tak banyak yang tahu tentang biota laut yang satu ini, bahkan namanya pun terkesan aneh bagi orang yang belum mengenalnya. Nelayan di Pangandaran biasa menyebutnya dengan nama taritif. Biota laut ini sudah tidak asing, bahkan selalu menjadi makanan favorit yang sangat enak bila dikomsumsi.

Seperti diungkapkan Tarno, salah seorang warga Dusun Majingklak, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, yang mengaku sangat doyan mengonsumsi taritif.

“Saya dan keluarga selalu mencari taritif di kawasan Sagara Anakan jika airnya sedang surut.Taritif ini biota laut sejenis kerang yang tumbuh di karang-karang atau patok yang ditanam di laut,” terangnya, kepada HR Online, Kamis (01/08/2019).

Menurut Tarno, untuk bisa mendapatkan taritif mesti bersabar karena saat mencari biota laut tersebut harus dengan cara dicongkel menggunakan ujung pisau atau besi yang diruncingkan.

Saat ini harga untuk satu kilo taritif cukup lumayan mahal, yakni kurang lebih dikisaran Rp15 ribu per kilogram. Di Majingklak sendiri ada sebagian warga yang tekun mencari taritif untuk di jual, namun lebih banyak warga yang sengaja mencarinya untuk konsumsi pribadi.

“Taritif ini tidak hanya hidup di air payau, tapi juga di air biasa. Selain itu, gizi taritif sangat tinggi dan baik dikomsumsi untuk kesehatan. Jika mengonsumsi taritif bisa untuk menambah gairah energy, dan tahan lama saat berhubungan suami istri,” kata Tarno. (Ntang/R3/HR-Online)

Loading...