Tradisi Perayaan Idul Adha di Indonesia Ternyata Banyak Keunikannya

Tradisi Perayaan Idul Adha di Indonesia
Tradisi Perayaan Idul Adha di Indonesia. Foto: Net/Ist

Berita Unik, (harapanrakyat.com),- Tradisi perayaan Idul Adha di Indonesia ternyata memiliki berbagai macam keunikan. Seperti halnya pada hari raya Idul Adha tahun 2019 ini.

Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu 11 Agustus 2019 kemarin seluruh umat muslim akan melaksanakan shalat Idul Adha dan dilanjutkan dengan memotong hewan kurban.

Tapi apakah anda tahu, bahwa di setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai berbagai macam tradisi yang berbeda.

Tradisi perayaan Idul Adha di Indonesia itu menyimpan keunikan tersendiri. Bahkan karena keunikannya, tak jarang warga menantikannya dan siap untuk ikut serta merayakannya.

Bila anda bertanya-tanya apa saja keunikan itu, maka berikut ini kami sampaikan selengkapnya untuk anda.

Macam Macam Tradisi Perayaan Idul Adha di Indonesia

Jangan sampai anda melewatkan tradisi unik ini, karena anda akan sangat tertarik dengan hal ini.

1. Grebeg Gunungan, Yogyakarta

Pegunungan merupakan salah satu tradisi dari Keraton Yogyakarta yang ditunggu-tunggu oleh warga.

Di dalam acara ini ada 3 buah gunungan yang nantinya diarak dengan rute halaman Keraton dan akan berakhir di Masjid Gedhe Kauman. Selanjutnya dilakukan upacara pembacaan doa sebelum isi gunungan tersebut diperebutkan oleh warga.

2. Tradisi Kaul dan Abda’u

Kita beralih ke Timur Indonesia yaitu di Maluku Tengah ada salah satu tradisi yang menarik yang dilakukan saat hari raya Idul Adha tiba.

Tradisi ini adalah menggendong kambing atau disebut dengan tradisi tradisi Kaul dan Abda’u.

Ini adalah Tradisi perayaan Idul Adha di Indonesia yang menghadirkan warga menggendong kambing yang nantinya akan dikurbankan sesudah shalat Idul Adha.

Selanjutnya kambing yang digendong itu diarak sambil diiringi zikir dan selawat sebelum akhirnya kambing disembelih bersama dengan hewan kurban lainnya.

3. Apitan di Semarang

Tradisi Idul Adha unik yang selanjutnya yaitu tradisi di daerah Semarang yang bernama Apitan. Sekilas ini tampak seperti tradisi Idul Adha yang berlangsung di Yogyakarta.

Ketika hari raya Idul Adha, masyarakat muslim yang ada di kota Semarang mengarak hasil bumi dan juga tumpeng.

Di awali dengan doa, tradisi Idul Adha ini kemudian gunungan diarak berkeliling.

Selanjutnya akan diakhiri dengan warga yang memperebutkan berbagai macam hasil bumi serta isi lainnya yang terdapat pada Apitan.

Tradisi ini juga dikenal dengan tradisi sedekah bumi Apitan. Tradisi Idul Adha di kota Semarang ini menjadi salah satu wujud syukur kepada tuhan karena rezeki yang sudah diberikan.

4. Mepe Kasur, Banyuwangi

Tradisi mepe kasur atau yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah menjemur kasur menjadi salah satu tradisi yang ada di daerah Banyuwangi saat Idul Adha.

Ini adalah tradisi yang dilakukan dari pagi sampai sore hari di depan rumah masing-masing warga.

Konon katanya, mepe kasur dipercaya bisa menjauhkan warga yang ada di Banyuwangi dari berbagai penyakit dan hal buruk lainnya.

Oleh sebab, itu, menjelang hari raya Idul Adha, warga Banyuwangi banyak yang mepe kasur atau menjemur kasur mereka di depan rumah.

5. Gamelan Sekaten

Selanjutnya ada tradisi Gamelan Sekaten yang ada di Cirebon. Tradisi ini sering kali diselenggarakan sesudah menunaikan shalat Idul Adha dan erat kaitannya dengan kebudayaan yang ada di wilayah setempat.

Gamelan yang dipakai untuk pertunjukan seni ini hanya dimainkan sebanyak dua kali setahun yaitu ketika Idul Adha dan Idul Fitri.

Tradisi perayaan Idul Adha di Indonesia yang unik ini sekaligus bisa menjadi salah satu wahana wisata seni dan religi.

Bila anda menunaikan shalat Idul Adha di Cirebon dan berada di masjid Agung Sang Cipta Rasa.

Maka anda dapat melihat tongkat Cis yang dulu dipakai Sunan Gunung Jati ketika berkhotbah di masjid ini sejak ratusan tahun silam.

6. Tradisi Toron di Madura

Mudik di Indonesia identik dengan perayaan hari raya Idul Fitri. Akan tetapi, untuk masyarakat Madura, pulang kampung justru jadi bagian penting dari perayaan Idul Adha.

Tradisi pulang kampung ini dikenal dengan sebutan Toron. Toron adalah mudik ke kampung halaman saat hari raya Idul Adha.

Seperti perayaan idul fitri, sesudah pulang kampung masyarakat Madura bersilaturahmi dengan sanak saudara yang ada di kampung halaman.

Jadi, bila anda kebetulan merayakan hari Raya Idul Adha di kota Madura, maka anda akan menyaksikan meriahnya suasana Idul Adha di sana.

7. Manten Sapi

Saat hari raya Idul Adha tiba, tradisi yang bernama manten sapi ini dilakukan oleh warga Pasuruan, Jawa Timur.

Ini dilakukan dalam rangka menghormati hewan kurban yang nantinya hendak disembelih. Oleh sebab itu, warga Pasuruan mendandani hewan qurban terlebih dahulu.

Sapi yang akan disembelih dihias dengan menggunakan bunga tujuh rupa dan berbagai pernak-pernik warna-warni yang dikenakan pada hewan qurban. Nantinya hewan tersebut diarak keliling kota.

Tradisi perayaan Idul Adha di Indonesia ini cukup menarik dan unik, sehingga wajar bila ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pasuruan. (R9/HR-Online)