Tugu Lobster di Obwis Pantai Karapyak Pangandaran jadi Ikon Desa Bagolo

Tugu Lobster di kawasan objek wisata Pantai Karapyak, Kabupaten Pangandaran jadi Ikon Desa Bagolo. Photo : Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Guna menarik wisatawan, tugu lobster (udang karang) dibangun di kawasan objek wisata Pantai Karapyak Pangandaran, Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kepala Desa Bagolo, Rahmat, mengatakan, pembuatan tugu udang raksasa di kawasan Pantai Karapyak itu merupakan idenya, dengan tujuan untuk menarik wisatawan berkunjung ke lokasi objek wisata yang ada di wilayahnya.

“Ya, itu untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Pangandaran, utamanya ke ke Pantai Karapyak. Tak jarang kini para wisatawan pun berswafoto di tugu udang raksasa itu,” terangnya, kepada HR Online, Rabu (07/08/2019).

Lanjut Rahmat, pembuatan tugu udang lobster sepanjang 1,7 meter itu menghabiskan biaya sebesar Rp4,5 juta. Ukuran tugu dan biaya yang dikeluarkan itu identik dengan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.

Jika malam hari, tugu tersebut terlihat semakin indah karena dihiasi oleh lampu yang berwarna-warni. Apa yang dilakukan pihaknya itu merupakan salah satu inovasi di sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran, khususnya Desa Bagolo.

“Dibuatkannya tugu udang lobster itu merupakan ikon Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, menginggat di desa kami ini terkenal dengan Pantai Karapyak yang berhamparkan karang-karang indah dan tempat berkembangbiaknya udang karang atau udang lobster. Selain itu, juga sebagian besar warganya merupakan nelayan,” jelas Rahmat.

Di tempat terpisah, Camat Kalipucang, Nana Sukarna,  mengaku sangat bangga dengan Desa Bagolo yang memiliki ciri khas tersendiri dengan tugu udangnya.

Pihaknya berharap desa-desa lainnya juga memiliki chiri khas masing-masing, seperti halnya Desa Bagolo. (Ntang/R3/HR-Online)