Ada Sejak Zaman Belanda, Jalan Penghubung 3 Desa di Ciamis Tak Pernah Diaspal

Jalan Penghubung di Ciamis
Jalan poros yang menghubungkan Desa Ciharalang, Desa Pamalayan, dan Desa Dewasari sudah ada sejak zaman Belanda, namun belum pernah diaspal. Foto: Eli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga yang berada di Desa Dewasari, Desa Ciharalang dan Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menginginkan jalan poros yang sudah puluhan tahun menghubungkan ketiga desa tersebut bisa dibangun seperti jalan lainnya, yakni dengan mengunakan aspal. Sementara saat ini, kondisi jalan tersebut hanya berupa jalan batu.

Menurut Fariz Shoufa, salah seorang warga ketika ditemui HR Online, Rabu, (11/9/2019), mengatakan, jalan poros tersebut sering dilalui warga karena lokasinya bisa mempersingkat perjalanan apabila menuju desa lain.

“Sudah sejak lama bahkan dibilang dari zaman Belanda jalan poros tersebut sudah ada, akan tetapi sekarang tidak mendapatkan perhatian, sehingga jalan tersebut dibangun dengan baik untuk dilaui warga,” ungkapnya.

Kata dia, lokasi jalan tersebut berada di Dusun Cidewa, Desa Dewasari lalu tembus ke Dusun Ciragama Desa Ciharalang dan menjadi penghubung juga ke Desa Pamalayan.

Menurutnya, apabila jalan poros tersebut dibangun dengan baik seperti jalan lainnya, maka akan menjadi alternative akses jalan yang dapat mempercepat warga dalam kegiatan sehari-hari. Sehingga selain jalan besar, ada jalan penghubung lainnya yang dapat dilalui.

“Apabila jalan tersebut dibangun, baik oleh desa maupun oleh pihak pemerintah Kabupaten Ciamis, jelas akan membawa dampak terhadap kelangsungan akan akses oleh warga dari tiga desa tersebut dalam menjalankan rutinitas menjadi lebih cepat,” jelasnya.

Fariz mengaku dirinya pernah mendengar jalan poros tersebut sudah beberapa kali diajukan di Musrenbang desa dan kecamatan. Namun, lantaran melewati jalur rel kereta api, jalan tersebut tidak bisa dibangun.

Sementara menurut Lurah Dusun Cidewa, Agus Rohili, mengatakan, jalan poros tersebut sudah diajukan melalui Musrembang tiga desa dan Musrenbang kecamatan, namun hingga sekarang tidak mendapatkan perhatian.

“Sudah sering diajukan sesuai dengan aspirasi warga melalui Musrembang desa maupun kecamatan, supaya jalan poros tersebut dapat dibangun dengan baik, akan tetepi hingga sekarang tetap tidak mendapatkan perbaikan,” katanya.

Untuk itu pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis, supaya bisa membangun akses jalan yang sudah puluhan tahun ada dan menjadi jalur penghubung antar desa lainnya saat ini. Meski kondisi jalannya hanya mengunakan batu, namun banyak warga yang melewatinya setiap hari. (Es/R7/HR-Online)