Agenda Tahunan Hajat Bumi di Pataruman Kota Banjar Segera Digelar

Hajat Bumi
Hajat bumi di Lingkungan Pataruman, Kelurahan/Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, yang dilaksanakan pada tahun 2018 lalu. Foto: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Tradisi hajat bumi di Lingkungan Pataruman, Kelurahan/Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, bakal kembali digelar. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan warga yang didominasi pembuat bata merah itu rencananya akan dilaksanakan pada 17 September 2019, bertepatan dengan Selasa Kliwon.

Ketua Paguyuban Nur Suci, Astudi, mengatakan, tradisi hajat bumi di lingkungannya sudah menjadi agenda tahunan dalam rangka menunjukkan rasa syukur kepada Alloh atas nikmat yang diberikan selama ini, terutama kepada masyarakat setempat.

“Acara intinya kita memberikan santunan kepada warga yang kurang mampu, serta bagi-bagi nasi tumpeng kepada warga yang hadir. Termasuk berebut air dan makanan yang sudah dibacakan doa secara bersama-sama,” terangnya, kepada Koran HR, Selasa (10/09/2019).

Astudi mengungkapkan, selama hajat bumi sejak dilaksanakan 7 tahun silam, selalu dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat, terutama digerakkan oleh para pemuda yang peduli terhadap warisan para leluhur. Selain itu, di momen tersebut juga sekaligus merayakan Hari Jadi Paguyuban Nur Suci yang ke-3.

Dengan acara seperti ini, diharapkan selain lebih merekatkan lagi antar warga karena semuanya berbaur menjadi satu, juga bisa menjadi daya tarik sendiri, terutama bidang wisata di Kota Banjar.

Ia menilai, dari waktu ke waktu, beragam acara di Kota Banjar yang digelar atas inisiatif masyarakat semakin ramai, bahkan menjadi salah satu kegiatan yang menyita perhatian Pemkot Banjar.

Karena itu, tidak ada salahnya jika Pemkot Banjar membuat kalender khusus beragam kegiatan yang bersifat kebudayaan atau kearifan lokal. “Jika sudah ada kalendernya, saya yakin ini akan menjadi daya tarik sendiri, terutama bagi orang luar Kota Banjar. Apalagi jika didukung oleh pendanaan sendiri. Termasuk kegiatan di kita ini, kami harap bisa menjadi perhatian pemerintah,” pungkasnya. (Muhafid/Koran HR)