Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Didominasi S1

Anggota DPRD Pangandaran
Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dikabarkan didominasi lulusan Strata-1 (S1). Sedangkan lainnya adalah lulusan S2, D-IIIdan SLTA.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran, jumlah lulusan SLTA tercatat sebanyak 10 orang, D-III sebanyak 5 orang, S1 18 orang dan S2 sebanyak 7 orang.

Dari data tersebut, rinciannya lulusan SLTA dari PDIP adalah Ucup Supriatna, Elon Ruslan, Deni Kusnani dan Sopiah. Adapun dari Golkar adalah Oman Rohman. Sementara dari PKB adalah Subariyo dan Haer.

Kemudian untuk fraksi PAN adalah Hamid, dan Fraksi Keadilan Indonesia Raya yang merupakan gabungan PKS dan Gerindra adalah Miswan dan Endang Ahmad Hidayat.

Sementara lulusan D III dari PDIP adalah Asep Noordin, Hadi Mustofa, Rara Agustin, dan Hamda. Sedangkan dari PAN adalah Nia Sumiasari, dan PPP adalah Wowo Kustiwa.

Adapun S1 dari PDIP adalah Sri Rahayu, Rd Tata Sutari, Hesti Mulyati, Anwar Hidayat dan Citra Pitriyami. Sedangkan dari Golka adalah Jajang Mustofa dan Ade Ruminah. Sementara dari Fraksi PKB adalah Encep Najmudin, Otang Tarlian dan Jalaludin. Adapun dari PAN adalah Adang Sudirman dan Yenyen Widiani.

Lalu, dari Fraksi Keadilan Indonesia Raya di antaranya Idi Supriadi, Solihudin, Diah Retu Badraeni. Untuk PPP dan Perindo adalah Asikin, Jajang Ismail dan Cecep Nurhidayat.

Sedangkan anggota DPRD yang lulusan S2 diantaranya dari Fraksi PDI Perjuangan, adalah Joane Irwan Swarsa, Rahmat Rohimat dan Tasimin. Dari Golkar diantaranya Muhamad Taufiq Martin dan Toto Suherman Heryana, dari PAN Alip Suhendi dan dari Fraksi Keadilan Indonesia Raya adalah Darsum.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan, guna meningkatkan SDM di tubuh wakil rakyat tersebut, perlu adanya pembinaan yang berorientasi pada pendalaman tugas dan fungsi DPRD.

“Meski berbeda latar belakang pendidikan, itu tidak menjadi persoalan. Paling penting adalah semua anggota bisa menjalan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Semuanya toh mendapatkan pembinaan dan ada bimbingan teknis. Terutama saat awal tugas,” katanya kepada Koran HR, Selasa (17/9/2019).

Ia harap, dengan adanya anggota DPRD yang baru ini, bisa membawa Pangandaran menjadi lebih baik lagi, terutama dalam menyampaikan aspirasi masyarakat supaya bisa direalisasikan. (Enceng/Koran HR)

Loading...