Atasi Kebutuhan Pakan Ikan Gabus, Warga Ciamis Ini Mulai Kembangkan Budidaya Magot

Kembangkan Budidaya Magot
Pemerintah Kecamatan Banjaranyar saat melakukan kunjungan ke lokasi budidaya magot milik Agah. Foto : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Setelah berhasil membudidayakan ikan gabus, Agah Nugraha, warga sekaligus perangkat Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat kini kembangkan budidaya magot.

Agah menjelaskan, magot adalah salah satu peluang usaha yang kini mulai merambah dan berpeluang untuk menjadi sebuah bisnis bagi masyarakat. Pasalnya, magot salah satu hewan semacam ulat yang mengandung gizi tinggi bagi ternak ikan maupun ayam dan lainnya.

“Saya kefikiran untuk mengembangkan magot. Ini bermula ketika kebutuhan pakan untuk ikan gabus terus meningkat, sementara harga pelet di pasaran juga terus melonjak. Dari situlah saya mencoba mengembangkan budidaya magot,” katanya, Senin (16/09/2019).

Lebih lanjut, Agah menuturkan, dirinya mencoba membuat magot berbekal dari hasil browsing di internet dan youTube.

“Awalnya saya hanya browsing internet dan juga buka-buka youTube. Untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan magot. elain itu saya juga sering mengunjungi tempat-tempat budidaya magot yang sudah berjalan. Baik itu masih di Kabupaten Ciamis maupun luar kabupaten,” katanya.

Niatannya, kata Agah, dia ingin mengembangkan budidaya magot untuk keperluan pakan ikan gabus. Dari bekal itu, dia kini sudah mulai melakukan budidaya dan hasilnya lumayan bisa untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan gabus.

Untuk membuat magot, kata Agah, ternyata lumayan gampang, dan modalnya pun tidak begitu menguras kantong.

“Saya memanfaatkan limbah (sampah) organik dari dapur. Terus ada juga kotoran ayam dan juga menampung sisa-sisa makanan dari rumah makan. Saya sengaja membuat beberapa tong sampah yang disimpan di rumah makan dan pasar. Tujuannya untuk menampung sampah sampah organik yang bisa dimanfaatkan untuk pakan (media) magot,” terangnya.

Kepala Desa Cigayam, Dodi Heryana, mengaku bangga dengan kreatifitas yang dilakukan Agah. Ia pun mengapresiasi dan mendukung agar budidaya yang digeluti Agah bisa terus dikembangkan.

“Jelas saya sangat bengga dengan terobosan yang dilakukan oleh bawahan saya ini. Pak Agah ini orangnya ulet dan tidak mudah putus asa. Sehingga apa yang ia geluti selalu berhasil dan memuaskan. Kedepannya, kita juga akan terus dukung agar kegiatan seperti ini diikuti oleh warga lain. Toh manfaat dan peluang bisnisnya sangat terbuka dan menggiurkan,” terangnya.

Sementara itu, Camat Banjaranyar, Wawan Hermawan, menuturkan, usaha yang tengah dikembangkan oleh Agah adalah salah satu terobosan wirausaha yang patut diapresiasi serta dikembangkan di tengah-tengah masyarakat.

“Jelas saja kita sangat bangga dengan keuletan seorang pak Agah. Ini bisa jadi motivasi bagi agar kita bisa terbangun dari tidur. Karena upaya dan terobosan seperti inilah yang semestinya diikuti oleh warga. Hasilnya juga kan sangat menakjubkan. Dari sini kita harus bisa mencontohnya,” katanya.

Pertama kali tugas disini, kata Wawan, dia sudah mendengar informasi tentang keuletan Agah. Menurut dia, Agah awalnya seorang pembudidaya ikan gurame terkenal. Agah juga sukses melakukan budidaya ikan gabus. (Suherman/Koran HR)