Jumat, Juli 1, 2022
BerandaBerita BanjarBUMDes Mekar Pratama Kota Banjar Ikuti Studi Banding ke China

BUMDes Mekar Pratama Kota Banjar Ikuti Studi Banding ke China

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Keberhasilan BUMDes Mekar Pratama, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, yang berhasil menjuarai Lomba tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2018 lalu, nampaknya berlanjut positive.

Pasalnya, saat ini perusahaan yang dikelola Pemerintah Desa Mekarharja tersebut terpilih sebagai salah satu BUMDes yang akan diberangkatkan oleh Kementerian Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, untuk mengikuti program studi banding di Negeri Tirai Bambu Cina.

Direktur BUMDes Mekar Pratama Desa Mekarharja, Angga Duriat, mengatakan, tahun 2018, BUMDes Mekarharja menjadi juara pertama Lomba Bumdes tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Memang kemarin kita juara satu di tingkat provinsi dan sekarang bersama 7 BUMDes lain se-Indonesia terpilih untuk mengikuti program Kementerian Desa studi banding ke Cina,” tutur Angga, saat ditemui Koran HR, Sabtu (31/08/19).

Keberhasilan tersebut bukan semata-mata didasarkan keunggulan dari segi produk saja, tapi ada beberapa kriteria lain yang dititik beratkan dalam penilaian. Beberapa diantaranya penilaian dari segi pengelolaan manajerial dan hasil pendapatan BUMDes.

Angga menyebutkan, saat ini aset yang dikelola BUMDes Mekar Pratama mencapai sekitar Rp 4,6 miliar, dengan asumsi pendapatan yang diperoleh berkisar Rp 172 juta per tahun. Pendapat ini meningkat dari tahun sebelumnya, yani Rp 171 juta per tahun. Dari total pendapatan tersebut, hampir 80 persen didapat dari sektor jasa.

“Ada dua jenis produk unggulan yang dikembangkan, yaitu produk jasa simpan pinjam dan sektor perdagangan,” kata Angga.

Dia juga menjelaskan, rencana ke depan bersama Pemerintah Desa Mekarharja akan mengembangkan konsep Desa Digital dengan menekankan pengelolaan manajemen berbasis aplikasi. Termasuk diantaranya pengembangan sektor perdagangan melalui sistem market digital.

“Melihat potensi lokal di Desa Mekarharja, kalau ke arah Desa Wisata agak kesulitan, jadi kemungkinan lebih ke arah pengembangan teknologi dengan mengembangkan Desa Digatal,” jelasnya.

Angga menambahkan, keberhasilan tersebut tentunya tidak bisa lepas dari dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Kota Banjar yang selalu memberikan pembinaan dan arahan melalui dinas terkait, serta masyarakat Desa Mekarharja sendiri.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang PMD Kesbangpol Kota Banjar, Yudi Permadi, didampingi Kasie. Kelembagaan Desa, Ineu Kurniasari, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas keberhasilan BUMDes Mekar Pratama yang telah berprestasi di tingkat provinsi.

“BUMDes Mekar Pratama terpilih untuk mengikuti studi banding ke Cina, melalui program dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Kalau pembinaan, tetap kita memfasilitasi melalui program kegiatan dari provinsi untuk pengembangan BUMDes di Kota Banjar,” kata Yudi. (Muhlisin/Koran HR)

- Advertisment -