Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor dan Tips Perawatannya

cara kerja rem tromol sepeda motor
Ilustrasi rem tromol sepeda motor. Foto: Istimewa

Cara kerja rem tromol sepeda motor penting untuk anda pahami. Cara kerja rem perlu diketahui agar si pemilik kendaraan bisa memberikan penanganan apabila tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Seperti yang diketahui, rem adalah salah satu komponen yang harus ada pada kendaraan, tak terkecuali sepeda motor. Hal ini dikarenakan rem berperan penting untuk mengurangi kecepatan laju sepeda motor, sehingga terhindar dari resiko kecelakaan.

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor

Rem tromol didesain dengan mengusung komponen sepatu rem (brake shoe), dudukan rem tromol (backplate), pegas pengembali (return springs), tromol (drum), tuas penggerak (lever) dan cam/nok penggerak.

Pada umumnya, rem tromol dioperasikan secara mekanik. Dimana teknik pengoperasiannya terdiri dari batang (rod) penggerak dan pedal rem (brake pedal).

Dalam kinerjanya, ketika kabel atau batang penghubung tidak ditarik, kemudian tidak saling kontak dengan sepatu rem dan tromol, maka tromol rem akan berputar bebas mengikuti putaran roda.

Berbeda halnya jika kabel atau batang penghubung ditarik, maka lengan rem atau tuas rem akan memutar cam/nok yang ada di sepatu rem.

Nantinya sepatu rem akan menjadi mengembang. Lalu kanvas remnya akan bergesekan dengan tromol. Hal ini menyebabkan putaran tromolnya bisa dihentikan. Secara otomatis, hal tersebut juga akan menghentikan putaran roda sepeda motor.

Dalam cara kerja rem tromol sepeda motor, ketika rem digunakan, rem tromol besi tuang dan dipadukan dengan hub. Hal ini menimbulkan panas gesekan. Sementara gaya gesek yang berasal dari brake lining menjadi dikurangi.

Perlu untuk anda ketahui bahwa drum brake memiliki sepatu rem yang berputar dengan arah berlawanan terhadap putaran drum. Komponen ini berfungsi untuk mengerem roda dengan gesekan.

Sistem ini juga menimbulkan terjadinya gesekan-gesekan sepatu rem dengan tromol, dimana hal tersebut akan memberikan hasil energi panas. Dengan demikian, putaran tromol bisa berhenti sebagaimana yang diharapkan.

Tips Merawat Rem Tromol

Sekilas untuk anda ketahui, rem tromol juga dikenal dengan sebutan internal expansion lining brake. Permukaan luar dari hub terdapat sirip-sirip pendingin. Dimana komponen ini memiliki daya penyalur panas yang baik.

Bagian dalam tromolnya juga bisa terbebas dari air dan debu. Hal ini dikarenakan tromol memiliki alur untuk menahan air dan debu yang bisa sewaktu-waktu masuk. Adapun caranya ialah dengan mengalirkannya lewat alur dan keluar dari bagian lubang aliran.

Supaya cara kerja rem tromol sepeda motor tetap mumpuni sebagaimana fungsinya, pastikan anda memberikan perawatan yang tepat. Adapun tips merawat rem tromol sepeda motor ialah sebagai berikut.

Lepas Roda Belakang

Roda belakang bisa dilepas terlebih dahulu. Setelah itu, lepas dan bongkar semua unit yang ada pada rem tromol sepeda motor anda.

Cek Kampas Rem

Langkah selanjutnya, anda perlu memperhatikan sekaligus memeriksa permukaan kampas rem sepeda motor anda. Jika ada permukaan kampas rem yang sudah licin, maka anda harus mengamplasnya.

Dalam hal ini, anda bisa menggunakan amplas yang memiliki tekstur yang kasar. Setelah itu, anda bisa menyikatnya dengan sikat halus. Lakukan secara perlahan dan penuh dengan pertimbangan untuk meningkatkan performa sistem atau cara kerja rem tromol sepeda motor.

Jika sudah, anda bisa lanjut dengan memeriksa ukuran ketebalan kampas rem. Apabila ketebalan kampas rem sudah di luar ketentuan, maka anda harus mengganti kampas remnya. Saat menggantinya pun, anda harus menggunakan satu set lengkap.

Bersihkan Tromol Rem

Cara kerja rem tromol agar bisa tetap mumpuni apabila anda membersihkan tromol remnya, Anda bisa membersihkannya dengan kain lap terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan debu maupun kotoran yang menempel.

Setelah itu, anda bisa mengamplasnya. Selesai mengamplas, anda perlu memeriksa permukaan tromol, pastikan bagian tersebut tidak terkena oli. Jika terkena oli, maka anda harus mengeringkannya dengan kain lap.

Cek Pegas

Langkah selanjutnya, anda harus memperhatikan dan memeriksa keadaan pegas-pegas pengembalinya. Jika pegas sudah dalam kondisi lemah, macet atau bahkan patah, maka anda harus menggantinya.

Apabila semua langkah di atas sudah anda lakukan, maka anda bisa memasang kembali rem tromol tersebut. Begitupun dengan roda belakang. Cara kerja rem tromol sepeda motor dijamin tak hanya mumpuni, akan semakin tangguh daripada biasanya. (R9/HR-Online)