Daging Tumbuh di Sekujur Tubuhnya, Janda Tua di Kota Banjar Tak Mampu Berobat

daging tumbuh
Kasirah (55), warga Lingkungan Margasari, RT 07 RW 06, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Foto: Sugeng/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Kasirah (55), warga Lingkungan Margasari, RT 07 RW 06, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, sudah lama menderita akibat daging tumbuh di seluruh tubuhnya.

Walaupun tidak terasa gatal atau sakit, namun Kasirah mengaku sangat terganggu dengan penyakit yang dideritanya itu, apalagi lama kelamaan daging tumbuh tersebut membesar, terutama di area wajahnya sampai hampir menutupi mata.

Kini, bukan hanya dirinya yang menderita akibat daging tumbuh tersebut, ketiga anak Kasirah pun mengalami hal sama.

“Saya sudah mencari obat kemana-mana, tapi hasilnya nihil,” kata Kasirah saat ditemui HR Online di rumahnya, Kamis (12/9/2019).

Janda tua dengan tiga anak ini menuturkan, daging mulai tumbuh di tubuhnya sejak dirinya duduk di kelas 4 SD. 

“Awalnya tumbuhnya kecil, lama-lama semakin membesar dan banyak, terutama di paha,” tuturnya.

Kasirah mengatakan, dirinya belum pernah memeriksakan diri ke dokter ataupun ditangani serius secara medis.

”Dulu ada beberapa orang ke rumah saya, katanya sih mau mengobati, tapi sepertinya dia hanya ingin melihat saja, karena tidak ada datang kembali,” terangnya.

Dirinya mengaku pernah berobat ke Tasik dan Bandung. “Tapi saat itu, katanya hanya dapat disembuhkan dengan operasi plastik,” tutur Kasirah.

Baca Juga: Kasihan! ‘Manusia Gelembung’ Asal Banjar Ini Divonis Tak Bisa Disembuhkan

Kasirah mengatakan, dirinya tidak mampu jika harus berobat sampai melakukan operasi plastik, lantaran untuk makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari saja dirinya kesulitan.

Bahkan saat ini, Kasirah tercatat sebagai penerima bantuan rutilahu. Ketika HR Online menyambangi kediamannya, rumah Kasirah sedang direnovasi dengan bantuan rutilahu.

”Bantuan atau tawaran untuk melakukan pengobatan seperti operasi belum ada Mas, saya juga ingin sembuh, semoga ada perhatian khusus dari pemerintah kepada penyakit yang saya derita ini,” katanya.

Dari pantauan HR Online, daging juga mulai tumbuh di tubuh anaknya, Rohmah (23).  

“Sekarang saya sudah punya putra, tidak tahu juga apakah menular atau tidak ke anak saya,” kata Rohmah yang saat ditemui HR Online sedang menggendong putranya.

Rohmah mengatakan, daging yang tumbuh di tubuhnya dimulai sejak dirinya masuk kelas 6 SD.

“Semoga saja tidak sampai menular ke anak saya, saya juga ingin sembuh,” katanya. (Sugeng/R7/HR-Online)