Eks Perkebunan Teh Batudatar di Ciamis Disulap jadi Camping Ground

Perkebunan Teh Batudatar
Eks perkebunan teh di Blok Batudatar, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, disulap menjadi Camping Ground atau bumi perkemahan (Buper). Foto : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Eks perkebunan teh Batudatar, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, disulap menjadi Camping Ground atau bumi perkemahan (Buper). Meski belum representatif, para pegiat pramuka maupun pengunjung ramai berdatangan tertarik dengan keadaan suasana alam.

Iin, warga sekitar, ketika ditemui Koran HR, Senin (16/09/2019), mengatakan, setelah perkebunan teh Batudatar dirintis dan dikembangkan menjadi bumi perkemahan, para pegiat pramuka maupun masyarakat dari  luar daerah banyak berdatangan.

Menurut Iin, mereka (anak-anak sekolah) yang datang ke lokasi Camping Ground Batudatar melaksanakan kegiatan pramuka. Sedangkan masyarakat fokus bermain menikmati panorama alam.

Iin menilai, keberadaan Camping Ground Batudatar setiap harinya ramai dikunjungi pengunjung. Lokasi tersebut layak dibangun menjadi bumi perkemahan yang memadai dan representatif.

“Sebab, selain memiliki jarak dan waktu tempuh yang relatif singkat, karakteristik bentang alam yang mempesona serta hawa sejuk dan damai, sudah menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.

Awan (35), salah seorang pengunjung, membenarkan bahwa bumi perkemahan Batudatar sudah memiliki daya tarik tersendiri. Hal tersebut bisa dilihat dari ramai angka pengunjung. Meski, akses jalan menuju ke lokasi kondisinya sudah rusak.

Yadi, warga setempat menjelaskan, luas bumi perkemahan Batudatar hanya sekitar 2 hektar. Dulunya merupakan kebun teh dan secara bertahap oleh kelompok pemuda, ditata sehingga menjadi seperti saat ini.

Kehadiran Camping Ground, kata Yadi, diharapkan bisa mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Bumi perkemahan terpadu itu bisa menjadi pemicu dalam ikhtiar mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Yadi menambahkan, bisa terwujudnya eks perkebunan teh menjadi bumi perkemahan merupakan hasil kerjasama Ikatan Remaja Anak Bangbayang (IRABA) dan Ketua PGRI kota Bekasi yang aktif di Kwarda dan Kwarnas.

Ketua PGRI Kota Bekasi, Drs. H. Yana Suptiana, M.Pd, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, mengatakan, bumi perkemahan Batudatar berada di tanah miliki di kawasan Gunung Sawal, yang dulunya merupakann perkenunan teh.

Bumi perkemahan ini kedepannya, kata Yana, diharapkan menjadi pusat kegiatan bagi generasi muda dalam rangka mengenal lingkungan, menjaga kekompakan dan meningkatkan kompetensi.

“Selain menjadi bumi perkemahan yang memadai dan representatif, sehingga mampu menggerakan ekonomi masyarakat dan mendukung sektor pariwisata,” katanya.

Yana menambahkan, pihaknya sudah menyusun bergagai perencanaan terhadap lokasi eks perkebunan teh Batudatar tersebut. Tujuan untuk membuat pengunjung betah berkunjung ke Camping Ground Batudatar.

“Penataannya perlu didukung oleh pemerintah. Dan Pramuka adalah garda terdepan membangun bagi anak-anak, sebagai pintu masuk untuk bisa menguatkan pendidikan karakter kebangsaan,” katanya. (Dji/Koran HR)