Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita CiamisDuh! Puluhan Tahun Jalan di Ciamis Ini Belum Juga Diperbaiki

Duh! Puluhan Tahun Jalan di Ciamis Ini Belum Juga Diperbaiki

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Puluhan tahun lamanya warga Desa Pasirnagara, mengidamkan-idamkan perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Pamarican dengan Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Dari pantauan Koran HR di lapangan, sepanjang infrastruktur jalan di Ciamis yang berada di wilayah Dusun Cibuluh, Desa Pasirnagara ini kondisinya sangat rusak parah. Mirisnya lagi, jalan berstatus milik Pemerintah Daerah (Pemda) ini sudah puluhan tahun dibiarkan tanpa perbaikan.

Ade, warga sekitar, ketika dimintai tanggapan, Senin (02/09/2019), mengungkapkan, warga Pasirnagara saat ini sangat mengharapkan adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ciamis terkait infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan tersebut.

“Sebagai warga kami hanya bisa berharap agar pemerintah mau memperhatikan kondisi jalan disini. Karena jalan ini satu -satunya akses warga, baik pergi ke pusat kecamatan maupun ke Cidolog,” katanya.

Menurut Ade, selain ke pusat kota Pamarican, banyak warga setempat juga mengais rejeki di wilayah Cidolog. Jadi wajar jika warga berharap perhatian pemerintah. Terlebih ini merupakan jalan kabupaten yang tak pantas jika dibiarkan rusak begitu lama.

Sementara itu, Kepala Desa Pasirnagara, Kusmana, didampingi Sekretaris Desa, Ahmad Zaelani, membenarkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Menurut dia, sudah lebih dari sepuluh tahun jalan tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan.

“Seingat saya, sejak saya masih sekolah hingga sekarang sudah bekerja di desa, jalan ini belum pernah diperbaiki (diaspal). Makanya jalur ekonomi masyarakat disini lumayan jadi terhambat,” katanya, Senin (02/09/2019).

Menurut Zaelani, selama ini warga terpaksa harus bergotong-royong membetulkan jalan yang mengancam keselamatan pengguna. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

“Mereka bergotong-royong memperbaiki jalan (dicor), terutama di bagian tanjakan. Karena jika dibiarkan, kecelakaan pasti selalu terjadi,” katanya.

Maka dari itu, Zaelani menegaskan, pihaknya mengusulkan program perbaikan jalan, baik melalui musyawarah tingkat desa (musdes) maupun tinkat kecamatan. Namun entah kenapa sampai sekarang pembangunan jalan ini selalu saja gagal.

“Padahal jalan ini adalah salah satu jalan alternatif penghubung antara Kecamatan Pamarican dengan Kecamatan Cidolog,” terangnya. (Suherman/Koran HR)

- Advertisment -