Benarkah Kesetiaan Pria Jogja pada Istri Tertinggi di Indonesia?

kesetiaan pria
Ilustrasi kesetiaan pria. Foto: net/ist

Masalah kesetiaan pria atau suami pada istri sangatlah penting. Bukan saja untuk menjaga dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga namun juga penting untuk lahirnya anak-anak yang sehat dan berkualitas.

Dukungan dan perhatian yang diberikan suami pada istri yang sedang hamil merupakan salah satu indikator pentingnya masalah kesetiaan ini. Tak sedikit kasus buruknya kesehatan ibu hamil akibat kurangnya perhatian suami.

Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu problem besar yang masih dihadapi pemerintah. Hal ini setidaknya bisa dilihat dari masih tingginya angka kematian bayi.

Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) memang memperlihatkan penurunan angka kematian bayi. Namun jumlah angka kematian bayi yang ada masih terbilang tinggi.

Jika tahun 1991 terdapat 68 kematian per-1.000 kelahiran hidup, angka ini menurun menjadi 24 kematian per 1.000 kelahiran hidup di tahun 2017.

Kondisi ini ternyata berhubungan dengan tingginya angka perceraian di Indonesia. Menurut data dari website Mahkamah Agung (MA),tercatat ada 419.268 pasangan bercerai di tahun 2018.

Jumlah ini terbagi 307.778 kasus cerai yang diajukan istri dan 111.490 kasus yang diajukan suami. Jumlah ini tercatat di pengadilan agama dari pasangan muslim, tidak termasuk pasangan nonmuslim yang bercerai.

Hubungan Kesetiaan Pria terhadap Kesehatan Ibu Hamil

Masalah kesehatan ibu hamil ternyata berhubungan erat dengan soal kesetiaan pria atau suami. Hal ini ditandai dengan perhatian dan kepedulian yang diberikan suami selama proses kehamilan hingga saat persalinan istri.

Perhatian suami ini ternyata mampu memberikan ketenangan dan kekuatan psikologis bagi wanita atau istri dalam melalui periode yang sangat berat tersebut.

Kepedulian pria ini tentunya merupakan indikator cinta dan kesetiaan suami yang juga calon ayah dari janin yang akan dilahirkan itu.

Hasil penelitian dari SDKI juga memperlihatkan fakta yang menarik. Tingkat kepedulian maupun perhatian dari suami yang tinggi ternyata mampu menekan dan meminimalisir angka kematian ibu dan bayi.

Penelitian yang dilakukan pada rumah tangga dan dibawah pengawasan Departemen Kesehatan itu juga menemukan sejumlah fakta menarik tentang perbedaan tingkat kepedulian suami di sejumlah kota besar.

Penelitian yang dilaksanakan selama tahun 2002-2003 itu terutama untuk mengukur kaitan tingkat kepedulian suami dengan kesetiaan suami terhadap istrinya dan harapan terhadap janin yang akan dilahirkan.

Bagaimana hasil penelitian SDKI itu?

Penelitian itu menyimpulkan bahwa kesetiaan pria atau suami di Yogyakarta ternyata yang paling tinggi di Indonesia. Sebaliknya, tingkat kepedulian dan kesetiaan suami di Jawa Barat merupakan yang paling rendah.

Di bawah ini sejumlah indikator yang digunakan sebagai ukuran dalam penelitian tersebut.

Frekuensi Suami Berkomunikasi dengan Petugas Kesehatan

Indikator kepedulian suami ini diperlihatkan dengan kesempatan dan frekuensi suami mengantarkan istri dalam melakukan pemeriksaan rutin saat hamil.

Nah, para suami di Yogyakarta mendapatkan angka 52,8, diikuti DKI Jakarta 47,9, Jawa Tengah sebanyak 43,6, Banten 42,7, Jawa Timur 39,2, dan terendah adalah Jawa Barat dengan angka 33,7.

Yang menarik, angka yang didapat Yogyakarta ini bahkan melampaui angka rata-rata nasional yakni 39,6.

Jenis Makanan untuk Istri Hamil

Peran suami yang tak kalah penting adalah masukan atau keputusan terhadap jenis dan kualitas makanan yang akan dikonsumsi istri selama hamil.

Untuk faktor ini suami di Jogja mendapatkan angka 50,7 diikuti DKI Jakarta dengan 44,8, Jawa Tengah 40,6, Banten 38,4,dan Jawa Timur 32,8, dan terakhir Jawa Barat (30,2).

Sekali lagi, angka rata-rata nasional untuk indikator ini juga tercatat sebesar 35,0, yang jauh di bawah Yogyakarta.

Lamanya Waktu Istirahat Istri

Kesetiaan pria pada istri juga diperlihatkan dalam perannya yang mengambilalih pekerjaan di rumah yang seharusnya dilakukan istri. Perhatian suami ini berguna dalam memberikan istri waktu istirahat lebih banyak selama kehamilan.

Untuk indikator ini, angka tertinggi justru diperoleh DKI Jakarta dengan nilai 46,4 yang diikuti Yogyakarta (45,2), Banten (40,6), Jawa Tengah (39,9), Jawa Timur (34,5), dan yang terakhir Jawa Barat (30,6).

Itulah fakta tentang kepedulian suami di Jogja yang tertinggi di Indonesia menurut hasil riset tahun 2002-2003. Mungkin perlu update penelitian terbaru untuk mengukur kesetiaan pria atau suami pada istri. (R8/HR-Online)