Manfaat Lidah Mertua Tidak Hanya Hiasan, Tapi Juga untuk Kesehatan

Manfaat Lidah Mertua Tidak Hanya Hiasan
Manfaat Lidah Mertua bukan hanya sebagai hiasan, tapi bisa dijadikan penyerap racun di dalam ruangan yang biasanya bersumber dari asap rokok. Foto : net/ist

Manfaat lidah mertua rupanya bukan hanya sekedar tanaman hias saja. Melainkan, tanaman yang bahasa latinnya Sansevieria ini juga bisa sebagai solusi untuk polusi udara.

Bahkan beberapa waktu lalu tanaman ini sempat viral. Ya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menghimbau agar semua sekolah di Ibu Kota itu menanam lidah mertua.

Pasalnya, Jakarta yang memang terkenal macet karena kendaraan sehingga berdampak pada polusi udara. Untuk itu, manfaat lidah mertua yang bisa meminimalisir polusi udara giat dicanangkan.

Mengutip dari wikipedia, tusuk gigi gajah atau nama lain dari lidah mertua ini memiliki bentuk daunnya yang panjang, keras dan tebal serta runcing, dengan panjang antara 50 sampai 75 cm.

Selain itu, dari coraknya hampir mirip dengan sisik ular. Daun yang tebal itu mempunyai kandungan air sukulen, itu yang membuat tahan meski di murim kering atau kemarau.

Bukan hanya itu, tanaman yang sering disebut pedang-pedangan ini juga mempunyai daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan. Sehingga sangat cocok di tempatkan di mana saja.

Untuk itu, merawat tanaman Sansevieria ini tidak lah sulit. Karena mampu bertahan dan berkembang di segala kondisi, dan tidak membutuhkan air yang banyak serta cahaya yang tinggi.

Manfaat Lidah Mertua Bisa Mengurangi Polusi

Menurut penelitian yang dilakukan badan antariksa Amerika Serikat, NASA, bekerjasama dengan ALCA, bahwa manfaat dari lidah mertua ini adalah bisa mengurangi polusi udara.

Hasil penelitiannya, tanaman pedang-pedangan ini mampu menyerap racun atau zat berbahaya seperti trichlorethylene, xylene, benzene dan lainnya yang ada di udara.

Sementara dari penelitian yang dilakukan Naresuan University dari Thailand, tanaman tusuk gigi gajah ini jika ditaruh di ruangan atau kantor bisa menyerap udara yang sangat merugikan manusia.

Ruangan kerja yang banyak polutan biasanya dari asap rokok bisa diserap dengan baik oleh tanaman lidah mertua. Sehingga tidak salah tanaman ini diakui bisa menampung polusi paling banyak.

Bukan bukan hanya itu, tanaman lidah buaya ini juga bisa menghasilkan oksigen tinggi. Hal itu disebabkan karena proses fotosintesis akan cepat dengan banyaknya klorofil.

Sansevieria ini bisa merubah karbon dioksida menjadi oksigen pada malam hari. Sehingga dengan begitu, tanaman hias ini cocok sekali ditaruh di dalam ruangan kerja atau tamu.

Menyerap Racun

Manfaat lidah mertua lainnya adalah bisa dipakai untuk antiseptic, yaitu bertindak sebagai pembasmi kuman, bakteri atau virus alami.

Saat terjadi luka di salah satu bagian tubuh, maka bakteri atau virus yang berasal dari debu akan masuk serta berkembang.

Jadi, untuk membasmi bakteri atau virus di luka tersebut maka sangat diperlukan antiseptic. Dan itu ada pada tanaman lidah mertua yang memiliki kemampuan untuk menyerap racun.

Selain berkemampuan “penawar” racun itu, tanaman pedang-pedangan ini juga bisa meringankan alergen atau sesuatu yang bisa mengakibatkan alergi di udara.

Dan kelebihan lainnya adalah melawan sick building syndrome (SBS) atau sindrom bangunan sakit. Sindrom ini terjadi pada seseorang ketika masuk ke dalam gedung tertentu.

Untuk gejala sick building syndrome adalah saat masuk ke suatu gedung maka akan batuk, iritasi, mual, pusing, dada terasa sesak serta otot yang sakit.

Sindrom SBS ini terjadi ketika ruangan atau gedung itu terdapat kandungan nikotin, karbon dioksida serta efek pemakaian AC yang tinggi.

Sebagai Obat

Kebanyakan orang mengetahui manfaat lidah mertua adalah sebagai tanaman hias. Padahal, tanaman ini bisa juga sebagai obat untuk penyakit yang menyerang kesehatan tubuh.

Manfaat lidah mertua bisa mengobati wasir atau ambieun. Proses buang air besar yang sulit untuk penderita ini, bisa lancar berkat liedah mertua. Sebab kaya akan serat yang bisa memperlancar pencernaan.

Kemudian manfaat lidah mertua untuk kesehatan lainnya adalah bisa mengobati sakit kepala, yang pengolahannya dengan cara membakar tanaman pendang-pedangan ini terlebih dulu.

Tanaman tusuk gigi gajah ini juga mujarab membantu mengatasi diabetes. Sansevieria yang direbus kemudian di minum ini bisa menjadi pentralisir tingginya kadar gula dalam darah.

Selain sebagai obat, manfaat lidah mertua juga bisa dipakai untuk bahan parfum serta aroma terapi yang bisa mengurangi stres. Itu sudah dilakukan di Tiongkok atau Prancis. (Adi/R5/HR-Online)