Menengok Sentra Produksi Beledag di Kawali Ciamis

Beledag Ciamis
Makanan khas Ciamis, beledag. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Beledag bisa disebut sebagai salah satu makanan khas Ciamis, Jawa Barat. Beledag merupakan sejenis makanan layaknya opak yang terbuat dari singkong, namun bentuknya lebih tipis.

Produksi akhirnya, biasanya beledag digoreng dengan minyak yang tak terlalu panas dan dibumbui dengan cabe buatan ataupun cabe asli.

Beledag ini cukup populer di kalangan remaja yang menyukai makanan pedas. Namun, bukan cuma remaja saja, umumnya mereka yang hobi makanan pedas juga menyukai beledag.

Salah satu desa sentra pembuatan beledag di Ciamis berada di Dusun Sindangraja, Blok Awilarangan, Desa Citeurep, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Yayah (47) seorang ibu rumah tangga di Dusun Sindangraja, menuturkan, dirinya memilih memproduksi beledag mentah. Hal itu dilakukannya untuk membantu perekonomian keluarga.

“Agar tidak selalu bergantung pada suami, makanya ikut membuat beledag mentah, kebanyakan ibu-ibu di Blok Awilarangan ini juga membuat beledag mentah,” ujar Yayah saat ditemui HR Online di kediamannya, Jum’at (6/9/2019).

Setiap harinya Yayah menghabiskan setidaknya 10 Kg singkong yang diolah menjadi beledag mentah. Dari 10 Kg singkong tersebut dihasilkan 3 Kg beledag mentah yang ia jual dengan harga Rp 20 ribu per kilogramnya.

“Untungnya terbilang lumayan, cara membuatnya pun gampang, pasarnya juga banyak sehingga pemasaran terbilang mudah, tidak terlalu sulit untuk menjualnya beledag ini,” kata Yayah.

Yayah menyebut modal yang dia keluarkan sebesar Rp 18 ribu untuk membeli singkong sebanyak 10 Kg. Setelah diolah menjadi beledag mentah, dirinya bisa mendapatkan Rp 60 ribu.

“Alhamdulillah bisa dapat untung sekitar Rp 42 ribu, dari keuntungan membuat beledag mentah itu cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, tidak harus selamanya bergantung mengandalkan dari suami,” katanya.

Yayah tidak sendirian, lantaran mayoritas ibu-ibu di Dusun Sindangraja juga seperti dirinya yang memilih memproduksi beledag mentah untuk membantu meringankan beban suami dalam mencari nafkah.

“Banyak juga ibu-ibu di sini yang membuat beledag mentah, hasilnya lumayan untuk bantu suami nambah nambah keuangan keluarga,” katanya. (Edji/R7/HR-Online)