Misteri Monster Loch Ness Menghebohkan Skotlandia Diungkap Sains

Misteri Monster Loch Ness
Misteri Monster Loch Ness yang menghebohkan Skotlandia. Foto: Net/Ist

Misteri monster Loch Ness yang selama ini menjadi dongeng Skotlandia mungkin telah terpecahkan. Misteri ini terungkap saat para ilmuwan menyebut hewan laut ini sebagai belut raksasa.

Selama ini Misteri monster Loch Ness ini sudah menjadi legenda. Bahkan monster bawah air ini juga menjadi ciri khas dari danau Loch Ness yang ada di Skotlandia.

Ada beberapa foto yang berhasil menunjukkan bahwa sosok ini pernah muncul. Meskipun hanya sesekali di permukaan air, tapi kejadian ini sempat membuat heboh dunia.

Akan tetapi penelitian baru-baru ini telah mengungkapkan misteri tersebut. Makhluk yang selama ini disangka sebagai monster itu bisa jadi adalah belut raksasa.

Pernyataan ini berdasarkan dari ilmuwan yang telah menganalisis jejak DNA yang ada secara intensif.

Mereka menemukan jejak DNA yang terdapat di perairan dingin danau Loch Ness. Analisis itu hasilnya telah mengesampingkan berkaitan dengan adanya hewan besar dinosaurus. Pernyataan ini seperti dilansir dari reuters.com pada 5 September 2019 lalu.

Akan tetapi, para ahli Genetika yang berasal dari Universitas Otago, Selandia Baru. Seperti Profesor Neil Gemmel menyatakan bahwa memang ada banyak sekali DNA yang ada di perairan Loch ini.

Gemmel mengungkapkan bahwa DNA belut di sini sangat berlimpah. Dalam setiap situs pengambilan sampel yang dikunjungi mempunyai volume belut yang mengejutkan.

Hal ini tentunya memberi sedikit titik terang mengenai misteri monster Loch Ness ini. Memang para ilmuwan juga tidak bisa mengesampingkan kemungkinan adanya belut raksasa di Loch Ness.

Akan tetapi para ilmuwan sendiri juga belum tahu. Apakah sampel yang sudah dikumpulkan ini asalnya dari belut raksasa atau hewan biasa.

Terlepas dari gagasan adanya belut raksasa yang ada di perairan Loch. Sampai saat ini memang tidak ada yang pernah menangkap belut raksasa itu.

Sampel DNA yang Mengungkap Misteri Monster Loch Ness

Tim ilmuwan internasional telah mengambil sampel dari mereka yang disebut DNA lingkungan. Ini juga disebut dengan eDNA tepat pada Juni tahun lalu. Pemakaian sampling DNA telah ditetapkan sebagai sebuah alat untuk bisa memantau kehidupan laut seperti hiu dan paus.

Seekor makhluk yang bergerak lewat lingkungannya, ia bisa meninggalkan fragmen kecil DNA. Baik itu yang berasal dari bulu, kulit, tinja, sisik dan juga urine.

DNA ini bisa ditangkap, diurutkan, lalu dipakai untuk mengidentifikasi keberadaan makhluk tersebut. Caranya adalah urutan yang sudah diperoleh dibandingkan dengan database besar dari urutan genetik. Dari ratusan ribu organisme yang berbeda inilah bisa diidentifikasi DNA nya.

Pertama kali catatan tertulis dari monster Loch ini adalah yang berkaitan dengan biarawan Irlandia dari st. Colombia. Dinyatakan sudah membuang binatang buas ke dalam sungai Ness di abad ke-6.

Selanjutnya foto Nessie yang paling terkenal dan diambil tahun 1934. Di dalam foto tersebut memperlihatkan kepala yang memiliki leher panjang muncul dari air. Setelah 60 tahun kemudian, terungkap bahwa terjadi penipuan menggunakan model monster laut yang ada pada kapal selam mainan.

Gagalnya upaya untuk melacak misteri monster Loch Ness ini tidak terhitung jumlahnya. Khususnya di tahun 2003 saat BBC mendanai pencarian ilmiah. Dengan 600 sonar balok dan dengan pelacakan satelit untuk bisa menyapu seluruh Loch.

Terbaru terhitung 3 bulan lalu. Saat drone angkatan laut dengan teknologi tinggi menemukan monster. Tetapi monster tersebut bukanlah yang selama ini dicari. Pasalnya penemuan itu hanya sebuah replika yang dipakai di film pada tahun 1970.

Film ini berjudul “The Private Life of Sherlock Holmes”. Replika yang dipakai dalam film ini disinyalir sudah tenggelam hampir 50 tahun lalu.

Monster Loch Ness Dalam Kacamata Sains

Meski sampai sekarang para ilmuwan tidak meminta orang percaya bahwasanya monster di Loch Ness merupakan belut raksasa.Namun para penyelam yang sudah pernah menyelami Loch Ness.

Mereka melihat belut yang seukuran kaki mereka. Sehingga misteri monster loch ness merupakan belut raksasa itu besar kemungkinannya

Bila dilihat dari kacamata sains, apakah mungkin belut dapat tumbuh sedemikian besar sampai disebut sebagai belut raksasa? Sebagai ahli genetik, tentunya para ilmuwan sangat paham mengenai mutasi.

Bila belut bisa berukuran lebih besar dari ukuran normalnya. Tentunya bukan tidak mungkin sesuatu juga dapat tumbuh jauh lebih besar bila dibanding dengan ukuran aslinya.

Temuan Ilmuwan ini menghadirkan lebih banyak sudut pandang tentang pertanyaan yang belum terjawab seputar misteri monster Loch Ness. Hal ini pastinya membuat banyak orang penasaran untuk datang ke Loch Ness mencari jawaban mereka sendiri. (R9/HR-Online)