Mobil Listrik Nissan LEAF Diklaim Aman Lewati Genangan Air 60 Cm

Mobil Listrik Nissan LEAF
Mobil Listrik Nissan LEAF. Foto: Istimewa

Mobil listrik Nissan LEAF telah mengklaim dirinya aman ketika melewati genangan air dengan maksimum ketinggian hingga 60 cm. Mobil Full listrik ini disebut mempunyai tingkat keamanan tinggi saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Terutama saat melintasi berbagai kontur jalan yang ada di Indonesia.

Semua yang ada pada mobil listrik Nissan LEAF ini didesain sedemikian rupa. Bahkan saat harus melewati jalan yang tergenang air. Mobil ini aman hingga mencapai genangan air dengan ketinggian maksimum 60 cm. Hal ini dijelaskan oleh Adzannis yang merupakan senior manager R&D Nissan Motor Indonesia.

Bila genangan air yang dilewati lebih dari 60 cm, kemungkinan sudah masuk ke kabin mobil. Tetapi untuk masalah itu anda tak perlu khawatir. Sebab baterai nissan leaf telah melewati berbagai tes pada kondisi yang beragam termasuk ketika banjir.

Disamping itu Nissan LEAF juga disebut aman saat dilakukan pencucian. Meskipun dilakukan dengan berbagai macam metode pencucian mobil. Sepanjang soket pengisian daya tertutup, semuanya akan aman.

Mobil Listrik Nissan LEAF dengan Pengisian Daya Dua Arah

Nissan LEAF mempunyai teknologi mobil listrik yang diklaim menjadi satu-satunya di pasar segmen mobil listrik. Teknologi tersebut adalah pengisian daya dua arah. Anda dapat memakai daya baterai mobil sebagai sumber listrik untuk rumah anda. Hal ini seperti diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi.

Ketika malam hari penggunaan listrik berlebih minim dapat dipakai untuk melakukan pengisian daya baterai Nissan Leaf. Pengisian dengan kapasitas 40 kwh atau ini setara dengan 40.000 watt.

Sementara itu saat pagi hari, mobil listrik Nissan LEAF dapat dijadikan sebagai sumber tenaga listrik bagi rumah anda. Dengan demikian, penggunaan energi listrik dapat lebih efisien.

Selain itu, energi listrik yang terdapat pada baterai nissan leaf dapat dipakai sebagai generator listrik. Hal ini bisa dimanfaatkan ketika kondisi darurat seperti saat terjadinya bencana.

Agar bisa memanfaatkan baterai mobil ini sebagai sumber energi listrik rumah. Anda memerlukan alat yang bernama Power Control System di dalam charger Nissan LEAF yang berfungsi sebagai inverter.

Nantinya PCS bisa mengubah arus listrik DC yang ada pada baterai menjadi AC 200V yang sering dipakai dalam energi listrik rumah.

Keunggulan Nissan LEAF

PT Nissan Motor Indonesia pada tahun 2020 nanti menjanjikan akan menghadirkan mobil listrik Nissan LEAF ke tanah air. Mobil ini punya beberapa keunggulan yang yang diklaim sebagai mobil listrik paling laris di dunia.

Apa saja keunggulan yang dibawa oleh Nissan LEAF? Daripada penasaran, mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.

e-Powertrain

Generasi terbaru Nissan LEAF telah dibekali dengan teknologi yang bernama e-Powertrain. Teknologi ini diklaim 30% lebih senyap bila dibandingkan dengan mesin bertenaga bensin. Atau mesin hybrid yang merupakan milik kompetitor lainnya.

LEAF terbaru ini punya respon cepat bila dibandingkan dengan mesin turbo 2 l selain itu bila dibandingkan dengan versi sebelumnya peningkatan torsi bisa mencapai 14% yakni menjadi 320 nm.

Sementara itu, pada bagian akselerasinya mobil listrik Nissan LEAF ini mengalami peningkatan. Bila dibandingkan dengan versi sebelumnya, maka peningkatannya sebesar 15%.

e-Pedal

E-Pedal menjadi salah satu perlengkapan standar yang dibawa oleh LEAF terbaru ini. Dengan menggunakan fitur e-Pedal, maka pengemudi hampir tidak perlu memakai pedal rem lagi.

Pedal rem memang masih dibutuhkan dalam situasi pengereman agresif. Namun e-Pedal bisa memungkinkan pengemudi untuk memakai satu pedal saja di dalam 90% lebih kebutuhan berkendara mereka.

Cara kerja dari e-Pedal ini adalah mobil berakselerasi saat pedal gas diinjak. Namun saat pedal gas diangkat, maka mobil sepenuhnya berhenti dengan mulus tanpa harus menekan pedal rem. Laju perlambatannya sekitar 0,2 g jadi pengemudi tak perlu menginjak pedal rem lagi.

Daya Tahan Baterai

Mobil Nissan LEAF terbaru ini dilengkapi baterai Li-ion dengan kapasitas 40 kwh 350 v. Dengan menggunakan baterai ini maka memungkinkan LEAF dapat menjelajah sampai 322 kilometer pengisian daya.

Kualitas dari daya baterai ini sangat teruji dan terbukti. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 dengan jumlah 400.000 unit yang terjual sampai saat ini tidak pernah ada insiden baterai kritis dari Mobil listrik Nissan Leaf ini. (R9/HR-Online)