Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita PangandaranNekat! Demi Barang Curian, Pencuri di Pangandaran Terobos Kawat Berduri

Nekat! Demi Barang Curian, Pencuri di Pangandaran Terobos Kawat Berduri

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Petugas security Telkom Pangandaran dibuat kaget dengan laporan warga yang tinggal tepat di belakang benteng Telkom Pangandaran di Dusun Parapat, Desa/Kecamatan Pangandaran.

Pasalnya, warga melapor telah kecurian dan menduga pencuri di Pangandaran tersebut masuk lewat benteng Telkom dengan menerobos kawat berduri.

“Jadi, hari ini, warga di belakang benteng lapor ke Pos Satpam Telkom sini, kalau dia sudah kecurian, barang-barang berharga di rumahnya hilang,” ujar Dadi, Security Telkom Pangandaran kepada HR Online, Selasa (3/9/2019).  

Dadi menuturkan, setelah mendapat laporan warga, dirinya kemudian mengecek bagian belakang benteng Telkom.

“Setelah saya cek, ternyata kawat berduri sudah rusak, kemungkinan pelaku naik lewat benteng, kemudian masuk dan merusak kawat berduri,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Harto, security lainnya. Harto yang menggantikan shift kerja Dadi menuturkan, sebelumnya kawat berduri di belakang benteng Telkom Pangandaran tidak rusak.

“Tapi sekarang kondisinya putus, makanya warga juga menduga pencurinya naik benteng Telkom dan masuk rumah warga, kemudian mencuri barang-barang milik warga,” terang Harto.  

Harto menambahkan, saat tower Telkom direnovasi, banyak pegawai yang keluar masuk bangunan Telkom Pangandaran.

“Memang ketika renovasi itu banyak pegawai yang keluar masuk, tapi kami di sini pun belum bisa memastikan, siapa pelaku yang nekad mencuri di rumah warga sampai-sampai merusak dan menerobos kawat berduri,” katanya.

Sebelum kejadian pencurian tersebut, Harto mengatakan, sebelumnya tidak pernah terjadi ada pencuri di Pangandaran yang masuk ke rumah warga yang berdekatan dengan Telkom Pangandaran.

“Selama berpuluh-puluh tahun keberadaan Telkom Pangandaran, baru kali ini ada kejadian warga yang kecurian, masuknya juga diduga dari benteng Telkom ini, baru kejadian sekarang,” katanya. (Entang/R7/HR-Online) 

- Advertisment -