Pasca Kasus Pembunuhan Diduga Bermotif Perampokan, Warga Batu Hiu Pangandaran Resah

perampokan
Anggota kepolisian Polsek Parigi saat melakukan penyelidikan pasca meninggalnya Dede yang sebelumnya ddiuga tewas di rampok. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Setelah terjadi kasus perampokan yang berujung tewasnya, Dede Trisna Juwita (36), warga Dusun Golempang RT 01/02 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, atau tepatnya di kawasan objek wisata Pantai Batu Hiu, pada pada Rabu (18/09/2019) lalu, tampaknya membuat resah warga sekitar.

Pasalnya, korban semasa hidupnya tidak memiliki masalah dengan siapapun. Dengan begitu, apabila motif kasus pembunuhan tersebut murni perampokan, dikhawatirkan kasus serupa kembali terulang dengan target korban baru.

“Untuk itu, kami minta pihak kepolisian untuk segera mengungkap sekaligus menangkap pelakunya. Kalau kasus ini murni perampokan, justru warga khawatir akan ada korban lain apabila pelakunya tidak segera ditangkap,” ungkap kaka ipar korban, Toyo Kustoyo, saat ditemui akhir pekan lalu.

Toyo pun memastikan bahwa adik iparnya yang menjadi korban pembunuhan benar-benar tidak memiliki masalah dengan siapapun. Menurutnya, aktivitas korban selama masa hidupnya hanya disibukan berdagang di warungnya.

“Kehidupan korban pun normal seperti orang biasanya yang bergaul dengan tetangga dan tidak pernah melakukan hal yang neko-neko. Apabila melihat dari karakter pribadinya pun dia seorang wanita pendiam dan tidak banyak aneh-aneh. Artinya, saya dapat memastikan korban tidak punya masalah dengan siapapun,” katanya.

Toyo mengungkapkan apabila kasus ini berlarut tanpa diketahui siapa pelakunya dikhawatirkan menjadi fitnah. “Selain khawatir kasus ini terulang kepada orang lain, juga ditakutkan menjadi opini liar yang ujungnya menimbulkan kecurigaan dan fitnah,” ujarnya.

Toyo mengatakan korban merupakan seorang janda yang sudah bercerai dengan suaminya 3 tahun lalu. Setelah bercerai, mantan suami korban pulang ke kampungnya di Tasikamalaya.

Semantara hasil pernikahan dengan mantan suaminya, korban memiliki 2 anak yang kini duduk di bangku SMA dan satu lagi masih sekolah di tingkat sekolah dasar.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ibu muda yang diketahui bernama Dede Trisna Juwita (36), warga blok Batu Hiu Dusun Golempang RT 001/RW 001 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (18/09/2019), sekitar pukul 04.00 WIB dini hari tadi. Diduga korban tewas dibunuh rampok.

Dari hasil penyelidikan polisi bahwa penyebab kematian korban diduga kuat akibat dibunuh. Sementara motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi perampokan setelah barang milik korban, yaitu dua sepeda motor yang sebelumnya diparkir di dalam rumahnya serta handphone diketahui raib.

Diduga pelaku lebih dari satu orang. Dugaan itu didasari dari hilangnya dua sepeda motor milik korban secara bersamaan. (Ceng2/R2/HR-Online)