PDAM Ciamis Salurkan 630 Ribu Liter Air Bersih

PDAM Ciamis
PDAM Ciamis saat menyalurkan air bersih ke warga. Foto: Jujang/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis selama kurang lebih tiga bulan ini, membuat warga di sejumlah daerah kesulitan mendapatkan air bersih. Pemerintah daerah pun berupaya membantu masyarakat yang kesulitan mendapat air bersih dengan mendistribusikan air secara bertahap.

Begitupun dengan yang dilakukan PDAM Tirta Galuh Ciamis. Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Galuh ikut membantu memberikan pasokan air bersih kepada masyarakat.

Kehadiran air bersih dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Galuh Ciamis menjadi hal yang ditunggu-tunggu di sejumlah titik lokasi yang benar-benar membutuhkan air.

Direktur PDAM Tirta Galuh Ciamis, Cece Hidayat melalui Kepala Bagian Langganan, Dadan Firdaus, sejak Bulan Juli 2019 pihaknya sudah menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kemarau mencapai 630 ribu liter.

“Air tersebut didistribusikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Polres Ciamis, Kodim 0613 Ciamis dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainya,” ujar Dadan.

Kendati PDAM Tirta Galuh Ciamis menyalurkan ratusan ribu liter air bersih, namun pasokan air bagi pelanggan PDAM Tirta Galuh masih normal.

“Insyaallah, selama ketersediaan air bersih masih stabil, kami akan terus membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih selama musim kemarau ini,” ucapnya.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak yang sudah membantu PDAM dalam menyalurkan air bersih kepada warga Kabupaten Ciamis yang membutuhkan saat musim kemarau ini.

“Kemungkinan kemarau panjang tahun ini mengakibatkan sejumlah warga di sejumlah titik rawan air bersih. Dan kami terbantu oleh pihak-pihak yang ikut menyalurkan air bersih PDAM,” tandasnya.

Lebih lanjut, Dadan mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan sekitar. Terutama mereka yang berada di kawasan sumber air atau pun di kawasan hulu sungai.

Agar ketersediaan air bersih tidak terganggu oleh aktifitas warga yang bisa mencemari lingkungan, sehingga ketersediaan air bersih terjaga dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan warga Ciamis. (Jujang/Koran HR)