Pejabat di Pangandaran Diusulkan Pakai Seragam Pramuka Sebulan Sekali

pejabat di Pangandaran
Kegiatan Pramuka di Pangandaran, Jejak Raya 2019, Rabu (5/9/2019). Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Hari Pramuka yang biasa diperingati setiap tanggal 14 Agustus memang sudah berlalu, namun hal ini tidak menyurutkan para anggota Pramuka untuk memenuhi lapang Alun-alun Parigi pada acara Jejak Raya 2019 yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, anggota DPRD dan jajaran SKPD se-Kabupaten Pangandaran, Rabu (4/9/2019).

Pada kesempatan tersebut juga tercetus ide agar para pejabat di Pangandaran dalam sebulan sekali menggunakan seragam Pramuka.

“Saya mengusulkan di Kabupaten Pangandaran, agar para pejabat dalam sebulan sekali memakai baju Pramuka,” ujar Ketua Kwarcab Kabupaten Pangandaran, Apip Winayadi, kepada HR Online, Rabu (4/9/2019).

Berita Terkait: Memperingati Hari Pramuka ke-58, Kwarcab Pangandaran Tanam 2019 Kitri

Terkait Jejak Raya 2019, Apip mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang melibatkan para pelajar mulai tingkat SD sampai SMA/SMK yang ada di Kabuputen Pangandaran.

“Di Hari Jadi Pramuka ini, kita juga menyuguhkan kolaborasi seni yang melibatkan sekitar 600 pelajar, tentunya kegiatan ini sudah jauh jauh hari di persiapkan oleh pihak panitia di bawah komando koreografi Usep Efendi,” terang Apip.

Selain itu, kata Apip, kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan pencak silat dan ketangkasan pelajar Pramuka seperti pembuatan menara dari bambu.

“Alhamdulillah berlangsung meriah, dan kegiatan akbar Hari Jadi Pramuka di Pangandaran ini menghabiskan biaya sebesar Rp 32 juta,” katanya. (Entang/R7/HR-Online)