Pemdes Karangkamiri Pangandaran Latih Masyarakat Menganyam Rotan

Latihan Menganyam Rotan
Pelatihan anyaman yang dilaksanakan Pemdes Karangkamiri. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Pemdes Karangkamiri, Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran Jawa Barat melatih masyarakat belajar menganyam rotan.

Dalam pelatihan ini, pemerintah desa sengaja memanggil ahli dari luar daerah untuk mengajarkan kepada para peserta. Sedangkan peserta yang dilibatkan adalah perwakilan tiap dusun yang diwakili 2 orang.

Kepala Desa Karangkamiri, Aang Kurniawan, mengatakan, dari perwakilan tiap dusun yang ada tersebut diharapkan setelah mereka bisa mau menularkannya kepada orang lain  di lingkungannya masing-masing.

“Kegiatan pelatihan ini berlangsung selam 10 hari dengan tujuan agar SDM warga di sini bisa meningkat, terutama kualitasnya,” kata Aang kepada Koran HR, Selasa (3/9/2019).

Melalui pelatihan tersebut, kata Aang, masyarakat diharapkan ke depan bisa lebih kreatif dan mampu mengangkap nama daerah, terutama wilayah Langkaplancar yang jauh dari perkotaan.

“Dengan SDM yang kreatif, produktif, dan inovatif, Insya Allah bisa membawa desa pada khususnya, kecamatan Langkaplancar pada umumnya kearah yang lebih maju. Kemajuan daerah tentunya dimulai dari kesejahteraan keluarga masing-masing,” paprnya.

Aang mengatakan, jenis anyaman yang diajarkan, di antaranya pot bunga, tempat tisu, tempat sampah, topi, keranjang pakaian dan lainnya.

“Rotan itu sendiri masih gampang dan banyak ditemukan di hutan sekitar desa. Bahkan tak sedikit yang sengaja membudidayakannya karena rotan merupakan pohon yang multi guna dan juga tahan lama,” Imbuhnya.

Apabila SDM-nya sudah siap dan banyak pengrajin yang mengerjakan anyaman, sambung Aang, kedepan untuk pemasaran tidak lagi menjadi persoalan. Sebab, sudah ada yang siap yang menampungnya, apalagi Pangandaran memiliki banyak lokasi wisata.

Salah seorang peserta, Ika Rahayu, mengatakan, dirinya sangat senang dengan program desa seperti ini. Sebab, dengan ini dipastikan akan mengurangi penganguran, dan apabila sudah menjadi home industri pasti akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Kalau saja nanti pas perayaan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran kerajinan sudah banyak, saya akan coba dipasarkan di pameran yang biasa digelar setiap tahun itu,” singkatnya. (Enceng/Koran HR)