Pemkab Pangandaran dan Kodim 0613 Ciamis Bangun Jalan di Parakanmanggu

Kodim 0613 Ciamis
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemkab Pangandaran bersama Kodim 0613 Ciamis berencana akan menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, dalam TMMD ini ia menyebutkan pemerintah mengucurkan dana sekitar Rp 1,3 miliar, dengan rincian dari APBD sebesar Rp.600 juta, APBD Provinsi sebesar Rp.260 juta dan dari Desa sebesar Rp.400 juta.

“Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan terbangun kebersamaan antar pemerintah, TNI dan masyarakat. Kalau pola seperti ini bagus, kita akan dorong lagi untuk tahun berikutnya dengan desa yang berbeda,” ujarnya usai menggelar rapat bersama Kodim 0613 Ciamis di Aula Setda Pangandaran, Senin (9/9/2019).

Komandan Kodim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, mengatakan, program TMMD bukan hanya sekedar bangunan fisik saja, tapi yang lebih penting yaitu terbangunnya semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan membangun desa sebagai basis ketahanan wilayah menuju ketahanan nasional.

“Kita bangun komunikasi sosial dengan masyarakat desa, agar hasil pembangunannya sesuai dengan apa yang diharapkan semua pihak,” paparnya.

Tri Arto mengatakan, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 150 orang personil dan dari masyarakat diharapkan keterlibatannya sekitar 150 orang perhari, syukur bisa lebih banyak.

“Kalau masyarakatnya kompak kan lebih bagus, kelihatan oleh daerah lain bahwa masyarakat Pangandaran guyub dan semangat gotong royongnya masih bagus,” ujarnya.

Ia menambahkan, Desa Parakanmanggu dipilih lantaran selain banyaknya proposal yang masuk, juga karena lokasinya dekat dengan pusat pemerintahan.

“Desanya juga sangat membutuhkan. Saya berharap program seperti ini berlanjut di tahun-tahun berikutnya, dengan anggaran yang lebih besar lagi. Kami juga insya Allah ada tambahan sasaran, yaitu akan merehab rumah tidak layak huni sebanyak 2 unit rumah yang sudah diverifikasi oleh pemerintah desa setempat,” pungkasnya. (Enceng/Koran HR)