Perawatan Motor Klasik Sekelas BMW Tidak Sulit, Asal Tahu Kuncinya

Perawatan Motor Klasik
Ilustrasi motor klasik BMW. Foto: Istimewa

Perawatan motor klasik itu sebenarnya tidak sulit dan juga tidak mahal. Siapa yang tidak suka bila motor yang usianya sudah puluhan tahun tapi masih tampak mulus. Apalagi bisa meraung di jalan, pasti membuat kita berpikir kalau biaya perawatannya pasti mahal.

Sebenarnya perawatan motor klasik itu terbilang mudah. Bahkan tak perlu perawatan yang rumit. Seperti perawatan motor BMW klasik ini. Karena ternyata perawatannya tak jauh beda dengan motor keluaran sekarang.

Salah satu yang paling penting adalah anda harus rajin mengganti oli. Gunakan oli dengan jenis 20W50. Sebab oli ini adalah yang sering digunakan oleh kendaraan klasik.

Penggantian pelumas pada motor jenis BMW klasik itu punya harus rutin dilakukan. Kendaraan jenis klasik apapun bila punya masalah pada bagian mesin atau masalah lain. Anda harus segera membawanya ke bengkel atau ahli mesin untuk motor lawas.

Bengkel khusus untuk motor klasik tentu akan lebih paham mengenai mesin dari motor anda dibandingkan bengkel biasa.

Selain itu, anda juga harus tahu seperti apa tips memberikan perawatan untuk motor klasik sekelas BMW ini.

Tips Perawatan Motor Klasik

Sebenarnya hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar motor selalu terawat. Selain itu, meskipun motor tua tapi masih bisa gahar saat melaju di jalanan.

Daripada anda bingung dan penasaran, simak langsung penjelasannya secara lengkap seperti berikut ini.

Jangan Sampai Motor Berkarat

Tidak ada satupun mesin yang ada di dunia ini yang aman dari masalah karat. Cepat atau lambat karat bisa menyebar ke pada mesin motor anda.

Semakin cepat bila anda tidak melakukan perawatan dengan baik pada motor. Mengingat motor anda sudah berumur, tentunya akan lebih rentan terhadap karat daripada motor baru.

Untuk mencegah hal ini terjadi caranya sangat mudah. Anda cukup rajin-rajin mencuci motor. Apalagi bila motor lewat tempat yang banyak air dan lumpurnya, seperti setelah kehujanan.

Sebaiknya anda periksa seluruh bagian yang bergerak di motor anda seperti rantai, gear, swing arm, as roda, suspensi. Jangan lupa rajinlah memberikan pelumas bila sudah mulai kering.

Mencegah itu Lebih Baik daripada Mengobati

Motor tua dengan model klasik mungkin memang memerlukan perhatian lebih dibandingkan dengan motor keluaran baru yang masih berkeliaran di jalan raya. Tapi tidak selalu perawatan motor klasik ini lebih mahal.

Sebaiknya anda rawat baik-baik motor anda. Perhatikan secara seksama setiap bunyi dan juga getaran yang dihasilkan. Anda harus cepat bereaksi saat motor menunjukkan tanda yang salah.

Pastikan rantai tidak tergesek hal lain selain gear. Pastikan juga tidak ada suara kasar yang keluar dari dalam mesin. Perhatikan bunyi knalpot pada motor anda. Knalpot yang baik tidak akan diiringi letupan yang tidak seharusnya ada.

Cek Bagian Pengapian

Ini adalah bagian yang perlu sedikit ketelitian. Di dalam perawatan motor klasik, posisi pengapian cenderung agak tersembunyi di balik mesin, rangkaian kabel dan fairing.

Periksa secara rutin platina, aki, busi dan kabel yang berhubungan dengan pengapian motor anda. Isi ulang atau ganti aki yang habis dan ganti platina serta busi yang sudah aus. Jangan lupa pula ganti kabel yang sudah terkelupas.

Gunakan Spare Part Asli

Spare part menjadi pertimbangan yang paling membuat anda ragu saat anda punya motor tua. Banyak montir bengkel yang berpendapat sparepart original memang harganya lebih mahal hingga 30% dibandingkan dengan spare part KW. Tapi usianya dapat bertahan 3 kali lebih panjang dibandingkan dengan spare part KW.

Dengan demikian, anda mungkin akan mengeluarkan lebih banyak biaya di awal. Namun hal ini akan lebih sehat untuk dompet anda di jangka panjang. Pastinya tidak menyenangkan bukan bila motor anda segar bugar namun dompet anda sudah batuk-batuk.

Ganti Pelumas dengan Rutin

Belum mas menjadi darah yang mengalir di jantung motor anda. Anda tentu bisa membayangkan apa yang terjadi bila pelumas yang seharusnya sudah diganti namun dibiarkan sampai berwarna hitam pekat.

Mulanya pelumas yang telah melewati batas penggunaan bisa memperberat kinerja mesin motor. Jika ditelantarkan, pelumas yang telah menghitam pekat akan mengikis motor hingga harus masuk ugd di bengkel terdekat.

Dengan rutin mengganti pelumas, ini bisa menjadi salah satu cara perawatan motor klasik dan yang sudah berumur panjang agar tetap berada dalam kondisi prima. (R9/HR-Online)