Planet Ini Berpotensi Dihuni Manusia Layaknya Bumi

Planet Ini Berpotensi Dihuni Manusia Layaknya Bumi
Planet Bumi. Foto : net/ist

Planet yang ada di galaksi Bima Sakti saat ini berjumlah lebih dari milyaran. Namun dari sekian banyak benda langit yang mengelilingi matahari ini, hanya beberapa yang mirip dengan bumi.

Kemiripan dengan bumi dan bisa dihuni oleh manusia tersebut dari kandungan yang didalamya atau bentuk, yang tidak terlalu jauh dengan bumi saat ini.

Sementara mengutip dari berbagai sumber, syarat untuk menjadikan suatu planet layak ditempati oleh manusia atau mirip bumi, adalah dataran yang berbatu.

Selain itu, berukuran tidak berbeda jauh dengan bumi, serta jaraknya dengan matahari diposisi zona “Goldilocks”, dalam artian jaraknya tidak terlau dekat atau jauh.

Sehingga dengan jarak atau zona “Goldilocks” ini, maka kemungkinan besar suhu udara sangat pas untuk adanya air, yang merupakan sumber kehidupan manusia.

Lantas planet mana saja yang mirip bumi serta bisa menjadi habitat manusia? Berikut ini daftarnya yang HR Online rangkum dari Brightside dan Liputan6.

Planet GJ 257d Mirip Bumi

Belum lama ini, tim astronom internasional yang dipimpin oleh ahli astrofisika dari Spanyol, menemukan sistem tata surya baru yang layak menjadi habitat atau ditempati manusia.

Dalam sistem tata surya ini ditemukan tiga buah planet yang mengorbit, dan GJ 257d lah yang paling layak sebagai “pengganti” bumi nantinya. Sedangkan sisanya diprediksi sangat panas.

GJ 257d “ditemani” oleh bintang dengan nama Red Dwarfserta matahari yang ukurannya tidak terlalu besar. Namun jarak mataharinya tidak terlalu jauh atau dekat dengan GJ 257d.

Dengan ditemukannya GJ 257d yang memiliki ukuran diperkirakan hampir dua kali lipat dengan bumi ini, maka para ahli tersebut langsung melaporkannya ke NASA.

Menurut ahli Astrofisika dari Spanyol, Rafael Luque, jika mengukur jarak GJ 257d dengan mataharinya, maka sama antara Mars-Mataharim, dengan perkiraan suhunya -63.4 Fahrenheit atau -53 derajat celcius.

Proxima Centauri b

Proxima Centauri b diperkirakan bisa menjadi tempat tinggal manusia atau pengganti bumi. Planet Proxima Centauri b ini jaraknya empat tahun cahaya.

Diklaim NASA, bahwa Proxima Centauri b layak ditempati manusia, karena menyokong hidupnya organisme. Hal itu disebabkan karena adanya sumber air pada permukaannya.

Kemampuan dari Proxima Centauri b dalam mempertahankan sumber air ini bisa dilakukan di segala keadaan. Dan itulah sebabnya memiliki potensi untuk dihuni oleh makhluk hidup.

Proxima Centauri b ditemukan Agustus tahun 2016. Dan pas memiliki syarat dataran yang berbatu dengan massa yang lebih besar dari bumi sebesar 1,3 kali.

Sehingga bisa dikatakan atau ditaksir lumayan hangat , karena memang letaknya masuk dalam zona layak huni oleh makhluk hidup termasuk manusia.

‘Teegarden B dan C

Teegarden B sampai saat ini berada diposisi satu untuk planet yang mirip dengan Bumi, dengan nilai 0,90. Sebelumnya posisi ini diduduki oleh K2 – 72E.

Sementara untuk Teegarden B berada diurutan ke 17 dengan nilai 0,68. Kedua bintang itu mengorbit di rasi bintang Aries.

Sedangkan untuk jaraknya dengan Bumi mencapai duabelas tahun cahaya, atau kurang lebih 113,5 triliun kilometer. Wow… jauh juga.

Ahli astrofisikawan dari Universitas Göttingen, Mathias Zechmeister mengatakan, bintang ini keadaannya tidak jauh berbeda dengan yang dihuni manusia saat ini, yakni mempunyai sumber air.

Selain itu, Teegarden B dan C ini dalam suhu atau temperaturnya tidak jauh berbeda, serta paparan mataharinya tidak terlalu besar yang bisa mengancam kehidupan organisme hidup.

Akan tetapi, keduanya belum diindikasikan memiliki atmosfer. Apabila mempunyai, maka Teegarden B dan C ini layak dihuni manusia.

Trappist 1-E dan 1-D

Selanjutnya planet yang mirip dengan Bumi adalah Trappist 1-E dan 1-D. Untuk jaraknya dengan kita saat ini adalah kurang lebih 40 tahun cahaya.

Dari Katalog Habitabilitas Planetary, bahwaTrappist 1-E menjadi pengganti bintang yang sekarang dihuni manusia di peringkat ke 3, dengan potensi kelayakan 95%.

Sedangkan untuk Trappist 1-D untuk temperaturnya tidak berbeda dengan yang dihuni kita. Bahkan para ahli berpendapat 1-D ini mempunyai atmosfer serta lautan. (Adi/R5/HR-Online)