Lewat Sekolah Citanduy, Polres Kota Banjar Ajak Orang Tua Perhatikan Anak

Sekolah Citanduy Polres Banjar
Sosialisasi Sekolah Citanduy kepada orang tua murid RA Al Kautsar di Desa Jajawar. Foto: Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Polres Kota Banjar mengimbau kepada orang tua melalui Sekolah Citanduy untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anaknya dari berbagai ancaman, terutama pelecehan dan eksploitasi seks pada anak.

Gerakan Sekolah Citanduy ini, diketahui memiliki kepanjangan Cinta NKRI, Anti Narkoba , Disiplin Berlalu Lintas Uyy. Sementara itu, gerakan ini dilakukan Polres Banjar untuk memberikan berbagai informasi serta edukasi kepada berbagai elemen masyarakat di Kota Banjar.

Kapolres Kota Banjar, AKBP Yulian Perdana didampingi Kasat Lantas Dadang Supriadi, mengatakan, kasus pelecehan seksual yang terungkap oleh pihaknya menjadi pengingat bagi seluruh orang tua untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya.

“Adanya kejadian ini, merupakan salah satu bukti kurangnya pendidikan seks yang sudah seharusnya mereka peroleh. Melalui pendidikan ini, kami yakin anak-anak akan lebih mengenal anatomi tubuh manusia, mana yang bisa disentuh oleh orang lain dan mana yang tidak,” kata Yulian saat memberikan sosialisasi Sekolah Citanduy kepada orang tua murid RA Al Kautsar di Desa Jajawar, Kamis (26/9/2019).

Yulian menambahkan, pendidikan seks bagi anak masih dipersepsikan oleh sebagian masyarakat sebagai sesuatu yang tabu. Padahal, kata Ia, dengan membekali pengetahuan yang diperlukan khusus anak dapat menjadi salah satu langkah antisipasi dari perilaku seks menyimpang itu.

Apalagi, sambung Yulian, anak-anak saat ini harus bisa menghadapi arus globalisasi yang mana segala sesuatunya sangat mudah diakses, terutama melalui media internet.

Karena itu, komunikasi yang baik antara anak dan orang tua sangat penting sekali bagi masa depan generasi bangsa ini.

“Pendidikan seks harus menjadi sesuatu yang penting bagi orang tua demi masa depan anak, terutama dalam menjaga kehormatannya. Dengan menyekolahkan anak saja tidak cukup, tapi harus ada perhatian lebih dari orang tua,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Yulian, penanaman nilai-nilai keagamaan yang kuat bagi anak sangat berpengaruh besar dalam membentuk karakter anak ketika dewasa nanti. Dengan begitu diharapkan kemudian anak-anak tidak lagi terjerumus ke dalam pergaulan yang di luar batas.

“Kami juga mengimbau melalui Sekolah Citanduy ini kepada semuanya agar menaati peraturan lalu lintas saat berkendara dengan menggunakan helm standar. Ini bukan hanya sebatas mematuhi peraturan, tapi juga untuk melindungi diri saat terjadi apa-apa,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

TCL
Loading...