Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita CiamisSepak Bola Api Meriahkan Tahun Baru Islam di Ciamis

Sepak Bola Api Meriahkan Tahun Baru Islam di Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sepak bola api mewarnai kemeriahan malam pergantian tahun baru Islam 1441 H di Dusun Cikawung, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (31/8/2019).

Biasanya, di sejumlah tempat tradisi ini dilaksanakan usai melaksanakan salat tarawih. Sementara itu, ada juga yang sengaja menggelar dalam memeriahkan hari besar Islam.

Meski cukup menakutkan lantaran bola yang terbuat dari kelapa kiring (kering) yang sudah direndam dalam minyak tanah, namun kobaran api yang semakin membesar tak membuat ciut para pemuda. Apalagi para pemain terbilang hanya bermodalkan nekat.

Sebab, bermain bola api ini dianggap sebagian orang sebagai ajang latihan kekebalan diri. Walaupun begitu, permainan ini juga dianggap sebagai hiburan.

Sepak Bola Api
Pawai obor dalam rangka tahun baru hijriah 1441 H di Cikawung, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok. Foto: Muhafid/HR

Hendra Anjasmara, Ketua Panitia, mengatakan, permainan sepak bola api tersebut salah satu agenda dalam perayaan pergantian tahun baru Islam di Masjid Al-Hidayah.

“Ini yang pertama kali digelar oleh para pemuda dari dua dusun, yakni Dusun Cikawung dan Cibodas. Harapannya tentu agar para pemuda lebih semangat lagi dalam berbagai kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, lanjut Hendra, di antaranya pawai obor yang diikuti oleh ratusan masyarakat untuk berkeliling wilayah sekitar. Tak hanya itu, Abid-abidan juga sengaja dihadirkan supaya acara lebih meriah lagi.

“Termasuk di dalamnya sepak bola api. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa, bahkan di luar prediksi kita sebelumnya. Rencananya kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan setiap pergantian tahun Islam,” pungkasnya.

Pantauan HR Online di lapangan, para pemain sepak bola api menunjukkan aksinya pada saat pawai berlangsung. Usai penyerahan santunan, permainan ini kembali dimainkan sebagai hiburan penutup. (Muhafid/R6/HR-Online)