Siswa MAN 1 Darussalam Ciamis Ikuti Program Pertukaran Pelajar ke Jepang

Siswa MAN 1 Darussalam Ciamis
Para pelajar Indonesia mengikuti program JENESYS (Japan East Asia Network of Exchange for Student and Youth) di Jepang tanggal 13-21 September 2019.* FOTO:JUJANG/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Seorang siswa MAN 1 Darussalam Ciamis,  mengikuti program pertukaran pelajar ke Jepang. Siswa tersebut adalah Maula Azharil Adzkia siswa jurusan MAN Program Keagamaan.

Maula Azharil Adzkia menjadi salahsatu siswa di Indonesia yang lolos seleksi program JENESYS (Japan East Asia Network of Exchange for Student and Youth) atau jaringan pertukaran pelajar dan pemuda Jepang-Asia Timur.

Maula menjadi satu-satunya siswa MAN Darussalam Ciamis yang mengikuti pertukaran pelajar pemuda berskala besar, yang dilaksanakan sembilan hari mulai dari tanggal 13-21 September 2019 di Shizouka Prefektur dan Tokyo Jepang.

Pertukaran pelajar ini diikuti 165 delegasi dari 10 negara ASEAN yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Myanmar, Laos, Kamboja, Vietnam dan Timor Leste. Masing-masing negara mengirimkan 15 perwakilan.

Lima belas delegasi tersebut terdiri dari dua supervisor, Muhammad Syauqi Putra dan Angel  Indriani Manuain, seorang pelatih Rugby, Fikri Muhammad Al-Azhar dan dan 12 peserta dari kalangan pelajar termasuk siswa MAN 1 Darussalam Ciamis.

Sebelum pemberangkatan ke Jepang, seluruh peserta asal Indonesia mengikuti program pembekalan yang dilaksanakan pada tanggal 11-12 September 2019 di hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

Menjadi Sebuah Kebanggaan

Kepala MAN 1 Darussalam Ciamis Idan Nurdiana S.Pd M.Pd, keikutsertaan siswa MAN 1 Darussalam Ciamis dalam program pertukaran pelajar dan pemuda Jepang-Asia Timur ini, menjadi sebuah kebanggaan bagi lembaga.

Karena, tidak sedikit para pelajar di Indonesia yang ingin lolos mengikuti program pertukaran pelajar.

“Siswa kami sebelumnya mengikuti seleksi nasional, alhamdulillah bisa lolos bersama 14 peserta lainya dari berbagai daerah di Indonesia, untuk mengikuti program pertukaran pelajar,” ujarnya Selasa (24/09/2019).

Kata dia, program JENESYS (Japan East Asia Network of Exchange for Student and Youth) merupakan program yang diajukan oleh pemerintah Jepang dalam upaya memberikan landasan yang kuat untuk meningkatkan solidaritas yang kuat diantara para remaja di Asia.

“Para pelajar termasuk siswa MAN 1 Darussalam Ciamis, adalah generasi penerus yang akan berperan penting di negara-negara Asia Timur di masa mendatang. Sehingga program jaringan pertukaran pelajar dan pemuda Jepang-Asia Timur sangat bagus untuk pengembangan pengetahuan mereka,” ungkapnya.

Tidak Menyangka Bisa Ikut Pertukaran Pelajar ke Jepang

Sementara itu, siswa MAN 1 Darussalam Ciamis yang ikut pertukaran pelajar ke Jepang Maula Azharil Adzkia, mengaku tidak menyangka bisa menjadi salahsatu pelajar dari Indonesia yang ikut pertukaran pelajar ke Jepang.

Selama kegiatan di Jepang kata Maula, para peserta mendapat berbagai materi pembelajaran seperti pelatihan olahraga rugby dan interaksi dengan murid SMA dan mahasiswa dari Universitas Shizouka melalui olahraga Rugby.

Selain itu, para pelajar juga melaksanakan pertukaran budaya Jepang (Taiko Drum, Legenda Hagoromo), mengikuti perkuliahan oleh kantor pemerintah daerah, mengikuti perkuliahan tentang hubungan antara Jepang dan Asean oleh Kemenlu Jepang.

Setelah itu, dilanjutkan dengan kunjungan ke Mountain Fuji Eco Park, kunjungan ke gedung bersejarah, kuil Mishima, workshop mengenai Action plan di tanah air, dan terakhir menonton pembukaan Rugby World Cup 2019.

“Dengan program ini, peserta diharapkan mampu mengambil manfaat dan menyebarluaskan daya tarik Jepang di negara mereka masing-masing.  Baik budaya Jepang, karakteristik masyarakat Jepang, tata kramanya dan teknogi canggih,” tandasnya.(Jujang/Juj/HR Online)***

Loading...