Supir Angkot 02 Asal Baregbeg Ditemukan Tak Bernyawa di Ciamis

Supir Angkot
Angkot 02 jurusan Cisepet-Karangampel, Kabupaten Ciamis. Dalam angkot ditemukan supir sudah meninggal, Kamis (19/9/2019) malam. Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Seorang supir angkot 02 jurusan Cisepet-Karangampel ditemukan tak bernyawa di Dusun Kiaralawang, RT 001, RW 001, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Kamis (19/9/2019) malam.

Belakangan diketahui supir angkot tersebut bernama Anto Gunawan (37), warga Dusun Ciwahangan, RT 004, RW 009, Desa/Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.

Kejadian berawal ketika Anda Rukanda, pemilik angkot yang disupiri korban belum kembali, padahal hari sudah malam.

“Sudah hampir pukul Sembilan malam, angkot belum juga masuk garasi, makanya saya mulai was-was, takutnya ada apa-apa,” terang Anda.

Anda mengaku berkali-kali menelepon korban, namun tidak diangkat, padahal HP-nya aktif. Anda kemudian berinisiatif untuk mencarinya ke rumah korban.

“Di rumahnya, cuma ada istrinya dan Anto katanya belum pulang, istrinya juga cemas,” katanya.

Dari istri korban diperoleh kabar, kalau angkot terlihat di pinggir jalan Provinsi Ciamis-Cirebon, tepatnya di daerah Kawali.

“Saya kembali lagi untuk mengecek, dan benar saja angkot terparkir di pinggir jalan dengan lampu nyala,” lanjutnya.

Anda menemukan korban dalam keadaan duduk telungkup di kursi sopir depan, dengan posisi miring ke arah kiri.

“Karena merasa takut saya lapor ke Koramil Kawali, dari Koramil saya diarahkan ke Polsek Kawali, saya pun laporan ke sana, lalu bersama-sama polisi mengecek kembali ke lokasi ditemukannya angkot,” terang Anda.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kawali untuk diperiksa. Dari sana diketahui korban sudah meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung.

“Katanya tidak ada tanda-tanda atau bekas kekerasan, mungkin serangan jantung, dan memang kalau kata keluarganya, Anto ini punya riwayat darah tinggi,” katanya.

Sementara itu, menurut keterangan Kepolisian diketahui keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga korban langsung diserahkan ke pihak keluarga. (Edji/R7/HR-Online)