Tradisi Hajat Walungan di Pangandaran Tebar Benih Udang Galah

Hajat Walungan
Tradisi hajat walungan di Cigugur Pangandaran. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dalam memeriahkan Tahun Baru Islam 1441 H, masyarakat adat Desa Cempaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran menggelar tradisi hajat walungan dan doa bersama di Makam Sembah Agung.

Camat Cigugur, Erik Krisna Yudha, mengatakan, dalam tradisi hajat walungan tersebut pihaknya bersama masyarakat menebar sebanyak 10.000 ekor benih udang galah, penanaman pohon picung sebagai pohon penyerap air sebanyak 100 pohon.

“Penebaran benih udang dan penanaman pohon picung ini bertujuan agar masyarakat tahu dan paham akan pentingnya menyayangi lingkungan, terutama sungai,” kata Erik, Senin (9/9/2019).

Erik menambahkan, penanaman pohon tersebut dilakukan di sepanjang sempadan sungai dengan harapan nantinya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama sebagai penyerap air.

Tak hanya masalah lingkungan, pembacaan sejarah Cijulang juga dibaca dalam kesempatan tersebut yang mana di dalamnya juga menceritakan sejarah Leuwi Sipatahunan.

“Dalam sejarahnya, memiliki pesan agar masyarakat mampu melestarikan alam, terutama sungai Sipatahunan yang menjadi sumber air bagi kehidupan masyarakat sekitar. Sehingga, masyarakat harus lebih bijak dalam dalam melestarikan biota sungai, jangan sampai ada masyarakat yang mengambil ikan dengan menggunakan bahan berbahaya seperti potas,” tegasnya.

Pihaknya pun sudah mewanti-wanti agar masyarakat tidak menggunakan cara menangkap ikan yang tidak dibenarkan oleh aturan, terutama potas. Hal itu agar ekosistem di dalam sungai tetap terjaga. (Enceng/Koran HR)