5 Fakta Compact House Indonesia, Tren Properti yang Serba Praktis

compact house Indonesia
Ilustrasi rumah compact house Indonesia. Foto: Istimewa

Popularitas compact house Indonesia beberapa tahun terakhir tak terlepas dari meningkatnya kebutuhan properti. Konsep yang ditawarkan hunian ini dianggap sejalan dengan kaum urban yang mendambakan rumah kekinian dalam lahan terbatas.

Dibangun di atas lahan sempit pun tak menjadikan compact house sesak dan panas. Justru kekurangan itu yang dimaksimalkan untuk membuat penghuni nyaman.

5 Fakta Rumah Compact House Indonesia

Hunian Memadai untuk Keluarga Kecil

Harga tanah di perkotaan yang sangat mahal sering kali menyulitkan pasangan yang baru menikah untuk mempunyai rumah sendiri. Dalam hal ini, compact house Indonesia jadi solusi yang tepat. Selain sesuai dengan karakteristik luas tanah, harganya pun relatif terjangkau.

Tak hanya untuk keluarga kecil, compact house menjadi pilihan tepat bagi pekerja kantoran yang berniat memiliki properti tetap.

Mengoptimalkan Keterbatasan Lahan         

Seperti yang telah disinggung, compact house atau rumah terpadu adalah jenis hunian yang cocok didirikan di atas lahan terbatas. Jenis hunian ini umumnya dirancang vertikal dan memprioritaskan ruang-ruang yang dianggap penting bagi penghuni.

Konsepnya yang sangat simpel membuat compact house kerap dipadukan dengan desain rumah minimalis yang serba sederhana.

Selaras dengan Gaya Hidup Minimalis

Tren compact house Indonesia secara tak langsung dipengaruhi juga oleh kehadiran Marie Kondo. Praktisi asal Jepang tersebut mengajarkan untuk menyimpan benda-benda esensial dan menyingkirkan yang dirasa kurang dibutuhkan.

Maka bukan hal aneh bila compact house cepat disukai kaum urban yang menerapkan gaya hidup Marie Kondo mengingat hunian tersebut sangat memperhatikan prioritas.

Tak Menyertakan Gudang Dalam Rumah

Berbeda dari kebanyakan rumah, desain compact house Indonesia tak mengenal gudang di dalamnya. Mengapa? Karena sejak awal penghuni didorong menggunakan barang-barang yang dibutuhkan. Maka jumlah yang terabaikan akan berkurang drastis.

Lantas, apa yang harus dilakukan penghuni apabila ada barang yang tak terpakai lagi? Mereka dapat mengalihfungsikannya atau memberikan kepada yang membutuhkan.

Menghadirkan Fleksibilitas Tinggi

Terakhir, compact house Indonesia yang dibangun di kota-kota besar menawarkan fleksibilitas tinggi kepada penghuni. Artinya, mereka bisa mendirikan satu lantai dulu saat melajang, lalu menambah lantai lagi saat menikah dan membutuhkan kamar baru untuk anak.

Fleksibilitas pada hunian ini pun terlihat dari penataan furnitur. Sebagian besar perabot untuk compact house mudah dipindahkan dan dibongkar-pasang agar dapat disesuaikan kebutuhan penghuni.

Apa saja ciri-ciri compact house Indonesia?

  • Identik memakai warna monokrom. Kentalnya sentuhan minimalis pada compact house berhubungan pula dengan pemilihan warnanya. Sebagian besar hunian ini menggunakan warna monokrom seperti hitam-putih atau abu-abu dengan cokelat;
  • Minim sekat dan terbuka. Compact house Indonesia mengandalkan ruang terbuka untuk menciptakan kesan luas. Hal ini pula yang membuat properti tersebut minim sekat, sebab pembatas malah akan mempersempit ruang gerak para penghuni yang tinggal di sana;
  • Memakai lantai mezzanine. Lantai mezzanine adalah lantai yang ditambahkan pada ruang utama. Pada strukturnya, Anda akan menjumpai lantai ekstra di satu ruangan tanpa membuat lantai atau bangunan baru;
  • Rumah ramah lingkungan. Pemasangan plafon ganda atau void pada hunian ini melancarkan sirkulasi darah. Selain itu, melimpahnya cahaya matahari yang melimpah akan membuat para penghuni tak perlu lama-lama menyalakan lampu; 
  • Perabot simpel dan fungsional. Seperti yang disebutkan, furnitur di compact house relatif simpel mengikuti konsep hunian. Meski begitu, perabot-perabot tersebut fungsional dan dapat biasanya mempunyai lebih dari satu peran.

Demikian karakteristik dan ciri-ciri yang dapat Anda kenali dari compact house di Indonesia. Kendati desainnya sederhana, penghuni tetap harus memperhatikan setiap ruang dan bagian rumah lain. Jadi saat selesai dibangun, mereka dapat menjalani aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu penghuni disarankan untuk menyewa jasa arsitek atau konsultan sebelum mereka membeli atau mendirikan compact house Indonesia. Langkah tersebut akan mencegah mereka dari kesalahan merancang desain hingga menentukan anggaran pembangunan. (R11/HR-Onlne)