Anak Korban Kecelakaan Emplak Pangandaran Dapat Bantuan

Kecelakaan Emplak Pangandaran
Doni (17) anak korban kecelakan di Emplak Pangandaran beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Doni (17), anak korban kecelakaan Emplak Pangandaran beberapa waktu lalu, akhirnya mendapat bantuan dari Pemkab Pangandaran.

Istri Bupati Pangandaran, Hj Ida Nurlela didampingi Camat Kalipucang, Nana Sukarna, mengunjungi rumah Doni untuk memberikan bantuan langsung kepada remaja yang kini yatim piatu tersebut.

Berita Terkait: Terpeleset Tumpahan Minyak di Emplak Pangandaran, Pemotor Tewas Setelah Tabrak Mobil Elf

Camat Kalipucang, Nana Sukarna, mengatakan, Doni merupakan warga Desa Emplak yang baru saja ditinggal 100 hari oleh ibunya karena sakit.

“Duka Doni bertambah setelah ayahnya juga mengalami kecelakaan di Emplak beberapa waktu lalu, sampai akhirnya Doni harus hidup sendiri,” kata Nana, Jum’at (11/10/2019).

Nana menuturkan, kisah pilu remaja yang masih duduk di bangku SMK Kelas 1 tersebut akhirnya sampai ke telinga Bupati dan Ibu Bupati Pangandaran.

“Akhirnya beliau menyempatkan diri menjenguk Doni ke rumahnya di Dusun Cibadak, Desa Emplak. Doni juga mendapat bantuan dari pihak Pemkab Pangandaran,” tutur Nana.

Sementara itu, Doni masih enggan berbicara banyak. Kerabatnya menuturkan Doni masih shock atas musibah yang menimpanya tersebut.

“Masih sedih, karena itu minta maaf kepada semuanya, dan mohon dimaklum, yang jelas kami dari pihak keluarga sangat berterimakasih kepada pihak Pemkab Pangandaran, Bupati beserta Ibu, Bapak Camat Kalipucang dan semua pihak yang telah peduli kepada Doni. Semoga Doni tabah dan sabar dalam menghadapi ujian dari Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu, pada pemberitaan sebelumnya, tewasnya Daryono, seorang pemotor yang terlibat tabrakan dengan mobil elf parawisata di jalan raya Pangandaran-Kalipucang tepatnya di jalur Emplak Dusun Karanggondang RT 04/RW 09 Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (10/10/2019), menyimpan kisah pilu.

Daryono, warga Dusun Cibadak RT 013/RW 04 Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ternyata baru beberapa bulan ditinggal mati istrinya.

Setelah istrinya meninggal dunia pada April 2019 lalu, Daryono tinggal bersama anak semata wayangnya bernama Doni (17), yang masih duduk di bangku SMA. Doni kini harus kehilangan kedua orangtuanya yang pergi untuk selama-lamanya hanya dalam selang beberapa bulan dari kepergian pertama ibunya. (Entang/R7/HR-Online)