Asteroid yang Membahayakan Bumi, Pakar ITB: Jumlahnya Hampir 2000

Asteroid yang Membahayakan Bumi
Ilustrasi asteroid yang mendekati bumi. Foto: Istimewa

Jumlah asteroid yang membahayakan Bumi tercatat hampir 2000 asteroid. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh para ilmuwan.

Dari sekian banyak asteroid tersebut, sekitar 300 diantaranya adalah pelintas orbit Bumi. Saat ini pun diketahui sudah ada lebih dari 10.000 asteroid yang diketahui orbitnya.

Bahkan sebagian asteroid tersebut sudah diberi nomor dan diidentifikasi namanya. Disebut membahayakan Bumi karena jaraknya terlalu dekat.

Asteroid yang Membahayakan Bumi

Dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB), Endang Soegiartini, mengungkapkan bahwa ada 3 jenis asteroid yang posisinya berdekatan dengan Bumi.

Adapun ketiga jenis asteroid tersebut yaitu jenis Apollo dan Aten, jenis Atira dan jenis Amor. Untuk lebih mengenalnya, anda simak saja ulasan berikut.

Apollo dan Aten

Jenis asteroid yang membahayakan Bumi ini memiliki orbit yang memotong orbit bumi. Asteroid Apollo mempunyai sumbu semi mayor yang lebih besar jika dibandingkan dengan Bumi.

Perlu untuk anda ketahui juga bahwa jenis asteroid Apollo ini lebih banyak menghabiskan waktunya di luar jalur Bumi.

Kemudian untuk asteroid Aten yang sama-sama memotong orbit Bumi, asteroid ini mempunyai sumbu semi mayor lebih kecil dibandingkan Bumi.

Dengan alasan tersebut, jenis asteroid Aten ini lebih sering ditemukan di dalam orbit Bumi. Hal inilah yang membedakannya dengan asteroid Apollo.

Sebelumnya, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) dikabarkan melakukan pengawasan terhadap sebuah asteroid dengan jenis Apollo.

Adapun asteroid yang dimaksud yaitu asteroid bernama 481394 2006 SF6. Asteroid yang satu ini memiliki garis tengah 650 meter dengan tinggi sekitar 1.300an meter.

Mengenai kecepatannya, asteroid ini berkecepatan 18 ribu mil per jam. Pada 21 November 2019 mendatang, asteroid ini diprediksi akan memiliki jarak terdekat dengan Bumi.

Meski jaraknya akan sangat dekat, namun hingga kini belum ada peringatan bahaya yang disampaikan oleh lembaga antariksa NASA.

Atira

Berbeda dengan jenis Apollo dan Aten, jenis asteroid yang membahayakan Bumi ini memiliki orbit di dalam orbit bumi. Pada Juli 2019, tercatat ada 20 asteroid Atira.

Dari 20 asteroid tersebut, 17 diantaranya mempunyai penentuan orbit yang kuat. Bahkan 6 diantaranya terhitung dengan presisi yang cukup.

Jenis asteroid yang masuk ke dalam asteroid terdekat Bumi ini selalu diawasi sebagai bentuk kewaspadaan terhadap segala kemungkinan yang bisa membahayakan Bumi.

Amor

Beralih ke jenis asteroid Amor, asteroid yang membahayakan Bumi ini memiliki orbit yang memotong orbit planet Mars. Asteroid ini mendekati orbit Bumi namun tak melintasinya.

Dari sejumlah asteroid Amor, 433 Eros dinilai paling populer. Tak mengherankan karena 433 Eros ini merupakan asteroid pertama yang diorbit sekaligus didarati NEAR Shoemaker, yang tak lain adalah wahana buatan manusia.

Dalam meninjau orbitnya, anda harus memahami bahwa orbit itu sendiri adalah rute suatu benda di kawasan obyek lain yang terjadi karena dipengaruhi gravitasi.

Meski berpotensi membahayakan Bumi karena jaraknya yang dekat, namun jenis-jenis asteroid tersebut tak terlalu menjadi ancaman.

Namun tetap dilakukan pemantauan karena sedikit saja gangguan dapat mengubah orbit asteroid. Oleh karenanya, kapanpun bisa menghantam Bumi.

Potensi Asteroid Hantam Bumi

Pada dasarnya, asteroid yang membahayakan Bumi bisa diukur berdasarkan MOID (Minimum Orbit Intersection Distance).

Hal tersebut sebagaimana yang dijelaskan Endang Soegiartini saat diskusi di Bandung mengenai asteroid, komet dan meteor pada akhir September lalu.

Dalam diskusi tersebut, potensi asteroid menghantam Bumi semakin besar apabila memiliki MOID ≤0.05 au atau jaraknya sekitar 7.480.000 km.

Selain itu, asteroid yang mengancam Bumi disebutkan memiliki magnitudo absolutnya ≤22.0 atau mempunyai diameter dengan ukuran minimal sekitar 150 m.

Dengan melihat tolak ukur tersebut, tercatat setidaknya ada 1.773 asteroid yang dikategorikan membahayakan Bumi. Informasi tersebut ada di dalam data pada 10 Februari 2017.

Jumlah asteroid yang mengancam Bumi semakin bertambah pada 10 April 2017. Pada waktu tersebut, jumlah asteroidnya menjadi 1.787 asteroid.

Meski mengerikan, namun Endang Soegiartini mengungkapkan bahwa dari sekian banyak jumlah asteroid yang diketahui, tak ada satu pun asteroid yang menabrak Bumi.

Walau demikian, semuanya tetap harus waspada. Pasalnya, para ilmuwan menyampaikan bahwa ada sejumlah asteroid yang belum diketahui orbitnya.

Asteroid yang membahayakan Bumi tersebut sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman yang serius tanpa ada peringatan sebelumnya. Ketidaktahuan mengenai orbitnya bisa disebabkan karena asteroid yang sulit terlacak. (R10/HR-Online)

Loading...