Jumat, November 26, 2021
BerandaGaya HidupDiet Air Putih, Risiko dan Cara Menjalankannya

Diet Air Putih, Risiko dan Cara Menjalankannya

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Diet keto hingga diet air putih bisa menjadi pilihan untuk program penurunan berat badan. Alih-alih aman, ada juga diet yang justru membahayakan kesehatan.

Contohnya, diet air putih akan aman bagi kesehatan seandainya dilakukan dengan benar dan sesuai anjuran. Sebaliknya, jika diet ini dilakukan dengan cara berlebihan, tentu kesehatan yang dipertaruhkan.

Diet air putih adalah program diet yang hanya mengkonsumsi air putih. Makanan serta minuman lain seperti teh, kopi, atau minuman kemasan lain tidaklah dikonsumsi. Metode seperti pada diet air putih dianggap efektif membantu menurunkan berat badan.

Namun, program diet air putih hanya boleh dilaksanakan dalam waktu 24 sampai 72 jam. Maksimalnya dilakukan selama 3 hari. Jika lebih dari tiga hari, tentunya berisiko terhadap berbagai gangguan kesehatan.

Selain itu, program diet air putih lebih dari 3 hari boleh dilakukan jika sudah mendapatkan persetujuan dan petunjuk dari dokter.

Cara Menjalankan Diet Air Putih

Setiap hari, anda hanya disarankan mengonsumi air putih sebanyak 3 liter. Ingat, asupan cairannya hanya dari air putih, bukan dari buah-buahan dan sayuran. Perhatikan juga, durasi maksimal untuk program diet air putih adalah tiga hari.

Jangan heran, jika nanti selesai menjalankannya, pasti anda akan merasa lapar. Ingat, jangan langsung makan banyak, soalnya justru bisa membuat Anda sakit. Makanlah sedikit demi sedikit, sampai kondisi tubuh kembali siap seperti semula terhadap makanan berat.

Oia, Anda diperkenankan melakukan program selang-seling diet. Metode lanjutan ini disebut dengan intermitten fasting. Dengan kata lain, pada hari-hari tertentu Anda hanya diperbolehkan mengonsumsi seperempat dari total kalori dari makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.  

Misalnya dengan diet 5:2. Dalam program ini, selama 5 hari dalam satu minggu Anda makan seperti biasa. Dan sisa 2 hari lainnya, Anda mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi. Salah satunya dengan diet air putih.

Rutin menjalankan program intermitten fasting diketahui bisa mengurangi risiko diabetes. Kemudian menurunkan indeks massa tubuh. Dan juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Seandainya belum pernah menjalankan diet air putih, baiknya anda tidak langsung penuh menjalankannya. Cobalah jalankan dulu dalam waktu 1 hari. Kemudian pastikan tidak ada efek samping yang membuat kesehatan anda jadi terganggu.

Kadang, menjalankan program diet air putih  melelahkan. Baik secara fisik maupun mental. Karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari makan  cukup dan konsumsi makanan berenergi lebih.

Soal waktu, anda juga disarankan memilih waktu diet yang tepat. Misalnya, saat Anda sedang tidak banyak kegiatan. Dengan begitu, anda memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri menjalankan diet jika sedang lelah atau merasa tidak enak badan.

Hindari juga melakukan olahraga dengan secara berlebihan. Mulai proses diet secara perlahan, salah satunya dengan mengurangi porsi makan. Dan selama menjalankan program diet air putih ini, Anda harus mengonsumsi cukup cairan. Tapi ingat! jangan minum terlalu banyak. Soalnya hal itu justru akan mengganggu kesehatan Anda.

Risiko Diet Air Putih

Selain memiliki manfaat, program diet air putih juga punya kemungkinan berisiko terhadap kesehatan. Berikut ini diantaranya;

Berat Badan Turun, tapi Lemak Tidak Hilang.

Berat badan akan turun cepat seiring dengan program diet air putih yang anda jalankan. Pasalnya, konsumsi air putih membatasi asupan kalori terhadap tubuh. Hanya saja, penurunan berat badan tersebut bukan disebabkan hilangnya lemak. Tapi akibat berkurangnya kadar cairan tubuh, karbohidrat dan massa otot.

Kekurangan Nutrisi.

Tubuh anda akan kehilangan asupan mineral, vitamin dan nutrisi saat menjalankan program diet air putih. Padahal, semua asupan tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Dehidrasi.

Dehidrasi menjadi ancaman bagi program diet air putih yang anda jalankan. Soanya, perlu anda ketahui, selama ini cairan yang masuk ke dalam tubuh anda bukan hanya berasal dari minuman. Tapi juga dari makanan lain yang Anda konsumsi. 

Tekanan Darah Rendah.

Program diet air putih juga berpotensi menurunkan tekanan darah hingga ke level berbahaya (hipotensi). Anda juga berpotensi mengalami hipotensi ortostatic. Dalam kondisi seperti ini, tekanan darah turun secara tiba-tiba. Seperti saat anda mengubah posisi dari duduk ke berdiri.

Lemas, Sulit Fokus.

Menjalankan program diet air putih juga memicu anda menghadapi kondisi tubuh lemas, kelelahan, dan linglung. Soalnya, ketika tubuh kekurangan kalori, fungsinya akan sulit untuk berjalan secara optimal. Sehingga membuat Anda sulit berpikir dan fokus.

Memperparah Kondisi Penyakit.

Menjalankan program diet air putih juga berpotensi memperparah sejumlah penyakit yang ada derita. Misalnya asam urat, diabetes, gangguan makan dan heartburn.

Memicu binge-eating.

Binge eating atau nafsu makan anda menjadi tidak terkontrol. Hal ini bisa terjadi ketika seseorang telah selesai melakukan diet, atau karena terlalu membatasi asupan kalori.

Anak-anak, remaja di bawah 18 tahun dan lansia tidak dianjurkan menjalankan program diet air putih. Termasuk orang yang memiliki riwayat gangguan makan, berat badan kurang, sedang hamil atau menyusui, penderita penyakit jantung, penderita diabetes tipe 1 dan 2, juga tidak dianjurkan menjalankannya. (Deni/R4/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru