Fitur Dark Mode di WhatsApp, IG Sedang Tren, Apa Kelebihannya?

Fitur dark mode di WhatsApp, Instagram, maupun di Facebook pada sistem operasi smartphone
Fitur dark mode di WhatsApp, Instagram, dan Facebook pada sistem operasi smartphone. Photo : Ilustrasi.

Fitur dark mode di WhatsApp, Instagram, maupun Facebook pada sistem operasi smartphone dan komputer kini sudah menjadi tren. Dark mode atau mode gelap ini membuat warna tampilan di latar belakang menjadi hitam atau abu, sedangkan warna teksnya putih.

Tapi, tahukah kamu apa sebetulnya kelebihan menggunakan fitur mode gelap di WhatsApp, Instagram, dan Facebook bagi penggunanya, dan apakah ada kekurangannya juga?

Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/10/2019), berikut ini penjelasannya mengenai kelebihan fitur dark mode di WhatsApp, Instagram dan Facebook bagi penggunanya.

Kelebihan dan Kekurangan Gunakan Dark Mode

Baterai Tahan Lebih Lama

Berdasarkan hasil penelitian terhadap penggunaan fitur dark mode menunjukan baterai pada perangkat ponsel ternyata mampu bertahan dalam waktu yang lebih lama.

Tetapi sayangnya hal ini cuma berlaku buat ponsel yang memiliki layar OLED (Organic Light-Emitting Didode). Diketahui bahwa di dalam dioda organik itu ada lapisan yang tipis dan bisa pancarkan cahayanya sendiri.

Beberapa smartphone yang sudah menggunakan layar OLED diantaranya iPhone X, XS dan versi terbarunya, juga Samsung Galaxy series, serta perangkat Google Pixel.

Pada ponsel berlayar OLED, pixel bakal mati bila layarnya menampilkan warna gelap atau hitam. Dengan begitu, maka ketika penggunanya mengaktifkan fitur mode gelap, sebagian pixel di layar bakal mati, dan ini berdampak baik pada baterai karena menjadi lebih hemat.

Dampak itu tak kan dialami oleh smartphone yang masing memakai layar LCD. Karena, pencahayaan layar memakai bantuan lampu berukuran besar yang terdapat di belakang, atau di samping ponsel guna memberikan pencahayaan untuk beberapa pixel tersebut.

Jadi, meskipun tampilan layarnya berwarna gelap, tapi lampunya tetap menyala, sehingga tidak akan berpengaruh terhadap pengurangan daya baterai saat layar menampilkan dark mode atau mode gelap.

Menurut laporan iFixit, konsumsi daya baterai perangkat Android yang menerapkan fitur dark mode bisa hemat hingga 63 persen. iFixit sendiri melakukan uji mode gelap pada Google Maps.

Namun, penghematan konsumsi daya baterai baru bisa terasa bila fitur dark mode yang ditawarkan betul-betul memakai warna hitam yang murni atau hitam pekat.

Kalau menerapkan warna abu gelap, maka penghematan konsumsi baterai hasilnya tidak akan begitu signifikan. Seperti halnya dark mode pada Twitter yang hanya menawarkan opsi warna abu gelap.

Tampilan Latar Belakang Lebih Menarik

Biasanya fitur dark mode akan menawarkan tampilan visual lebih menarik. Pasalnya, teks maupun tampilan visual yang cenderung berwarna akan tampak menonjol apabila menggunakan latar belakang lebih gelap.

Hal seperti itu diakui perancang aplikasi dan pengembangnya, Roman Banks, dari sejumlah aplikasi, salah satunya adalah WhatsApp.

Terasa Nyaman pada Mata

Pandangan mata akan terasa nyaman dengan menggunakan fitur mode gelap. Hal tersebut juga diyakini pihak Apple. Ketika merilis fitur dark mode untuk MacOS Mojava, perusahaan tersebut menilai bahwa penggunaan mode gelap sangat membantu dalam hal konsentrasi.  

Tak Cocok untuk Pemilik Mata Silinder

Bagi mereka yang punya mata silinder atau mereka yang butuh membaca secara cepat untuk mengoreksi tulisan, jangan gunakan fitur mode gelap pada tampilan latar belakangnya karena hal itu tidak akan cocok.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Passau menyebutkan, pembaca bisa membaca teks tulisan secara lebih cepat saat menggunakan layar latar belakang berwarna putih.

Sedangkan, studi lainnya menunjukan bahwa fitur dark mode cukup membuat sulit bagi mereka yang memiliki mata silinder (astigmatisme).

Sebab, orang dengan kondisi mata biasanya akan kesulitan saat harus membedakan warna, mendeteksi garis lurus, pandangan mata kabur, atau matanya sensitif pada cahaya.

Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa, sekitar 50 persen dari populasi, orang dengan mata silinder atau astigmatisme biasanya merasa sulit membaca teks putih pada latar belakang berwarna hitam, dibandingkan dengan membaca teks hitam pada latar belakang putih. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...