Gaya Rumah Skandinavia yang Kekinian, Kenali 8 Karakteristiknya

gaya rumah Skandinavia
Gaya rumah Skandinavia. Foto: Istimewa

Gaya rumah Skandinavia menyuguhkan kesederhanaan yang berpadu dengan fungsionalitas. Hal ini pula yang menjadikan konsep tersebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Sejumlah negara telah menerapkan arsitektur Skandinavia untuk huniannya, termasuk di Indonesia. Scandinavian interior adalah bentuk pengembangan desain interior pada 1950-an. Konsep ini paling direkomendasikan untuk hunian minimalis.

Seperti jenis desain lain, gaya interior rumah Skandinavia mempunyai delapan ciri khas seperti:

8 Gaya Rumah Skandinavia

Pencahayaan Maksimal

Topografi wilayah Nordic mengharuskan ruangan mendapatkan pencahayaan maksimal, terutama di musim dingin yang minim cahaya matahari. Maka bukan hal aneh bila rumah-rumah yang mengusung desain Skandinavia memasang jendela panjang nan besar.

Selain itu, pencahayaan pada gaya rumah ini mengandalkan lampu gantung dan lilin. Faktor inilah yang membuat desain interiornya mudah dikenali.

Tampilan Fungsional

Ada kalanya penghuni membeli perabot untuk hiasan semata. Namun, pada hunian Skandinavia, furnitur yang dipajang memegang dua peran sekaligus, ornamen dan menjalankan fungsi tertentu. Misalnya saja set sofa dan meja bergaya mid-century modern untuk menjamu tamu.

Contoh lain yang terbilang praktikal dalam gaya rumah minimalis Skandinavia adalah ruangan di bawah anak tangga yang bisa dijadikan rak sepatu dan buku.

Lantai Minimalis

Untuk mempertahankan kesan minimalis, flooring pada rumah-rumah ala Nordic pun tak neko-neko. Sebagian di antaranya memakai kayu untuk menambah kesan natural, sedangkan yang lain dengan lantai putih untuk mengoptimalkan pencahayaan.

Fungsi lain dari lantai minimalis pada gaya rumah Skandinavia adalah memberikan kesan luas, terutama pada tipe compact house yang dibangun di lahan sempit.

Tanaman Pot dalam Ruangan

Bukan tanpa alasan hunian bergaya Nordic dinobatkan sebagai rumah ramah lingkungan. Salah satu alasannya adalah penempatan tanaman dalam pot di dalam ruangan. Selain membuat interior lebih asri, tanaman pot akan meningkatkan kesegaran dan melancarkan sirkulasi udara.

Di sisi lain, penghuni juga harus memilih jenis tanaman yang sesuai. Daun monstera adalah jenis yang kerap direkomendasikan karena punya fungsi dari segi estetika maupun kesehatan.

Pemilihan warna netral

Ciri khas lainnya yang mudah dijumpai pada gaya rumah Skandinavia adalah kombinasi warna yang kalem atau menenangkan. Jika melihat langsung ke wilayah asalnya, rumah-rumah Nordic memakai warna-warna natural seperti cokelat, putih, hitam, dan abu-abu.

Warna-warna tersebut menguatkan konsep minimalis yang diusung hunian Skandinavia. Selain itu, properti juga akan terlihat lebih luas, bersih, dan nyaman ditempati.

Barang-barang teratur rapi

Gaya ruangan rumah Skandinavia dipengaruhi pula oleh barang atau perabot yang digunakan. Rak dan kabinet adalah salah dua furnitur yang paling sering dimanfaatkan. Pasalnya, perabot ini dapat terlihat artistik sekaligus menyimpan barang-barang dalam satu tempat.

Langkah ini sejalan juga dengan filosofi less is more yang diusung gaya rumah Skandinavia. Rumah penghuni pun akhirnya mempunyai ruangan lebih luas karena minimnya perabot yang ditempatkan.

Pemakaian kain-kain penghangat

Menyoal dekorasi, properti Skandinavia mengandalkan kain-kain penghangat untuk mempercantik desain interior. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Nordic yang memakai pakaian tebal di musim dingin untuk menjaga temperatur tubuh tetap hangat.

Jenis kain yang digunakan pada dekorasi gaya denah rumah Skandinaviameliputi bulu domba, katun, dan bantalan sofa. Di Indonesia, ornamen ini mungkin hanya berperan sebagai penghias ruangan.

Taman di dalam rumah

Membangun rumah khas Nordic sangat memungkinkan meski lahannya sempit. Jika dirancang dengan baik, gaya rumah Skandinavia dapat menyisakan sedikit tempat untuk taman di dalam rumah. Memang tak akan besar, tetapi menyuguhkan nuansa sejuk yang membuat interior lebih segar.

Penghuni bisa menatanya dengan bean bag dan tanaman-tanaman yang tak butuh air banyak seperti kaktus. Penempatan di sekitar dapur disarankan untuk mengalirkan udara bersih setelah memasak.

Menilik dari daftar di atas, tak akan sulit mengenali rumah bergaya Skandinavia dalam sekali pindai. Akan tetapi, disarankan untuk berkonsultasi dengan arsitek maupun konsultan properti profesional sebelum menerapkan gaya rumah Skandinavia. Dengan begitu, impian menempati hunian idaman pun terwujud tanpa menemui masalah. (R11/HR-Online)

Loading...