Korban Rumah Ambruk di Sukamantri Ciamis Dapat Bantuan

Sukamantri
Bantuan berupa sembako dan pakaian langsung diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Ciamis melalui PPKH Kecamatan Sukamantri dan Pemerintah Desa Sukamantri, Selasa (01/10/2019). Foto: Deni Supendi/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis, melalui Dinas Sosial bersama Pemerintahan Desa Sukamantri menyalurkan bantuan kepada Yeyet (40), korban musibah rumah ambruk di Dusun Sukamantri 3 RT05 RW08, Desa Sukamantri, Kecamatan Sukamantri, pada Sabtu (28/09/2019) lalu.

Kebetulan, korban merupakan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di wilyah tersebut.

Bantuan berupa sembako dan pakaian langsung diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Ciamis melalui PPKH Kecamatan Sukamantri dan Pemerintah Desa Sukamantri, Selasa (01/10/2019).

Kepala Desa Sukamantri, Ii Kuswara, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis yang telah membantu korban.

“Alhamdulillah dari pihak masyarakat, RT RW, Kepala Dusun pun ikut membantu. Lebih khusus laagi kepada para agnia yang juga sangat membantu,” katanya.

Ii berharap, musibah rumah ambruk tidak lagi terjadi. Pihaknya juga mengimbau semua lapisan masyarakat ikut berperan untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi apabila ada di lingkungan sekitar yang membutuhkan.

“Ini sebagai pelajaran kita juga, bahwa disini peran pentingnya tolong-menolong dan gotong-royong,” tambahnya.

Pendamping PKH Kecamatan Sukamantri, Andi Rosmayadi, berharap bantuan dari pemerintah tersebut dapat membantu meringankan keluarga korban.

“Dalam hal tolong-menolong kepada sesama, kita jangan melihat ini tugas siapa, ini pekerjaan siapa. Karena persoalan ini sudah manjadi tugas kita bersama,” katanya singkat.

Koordinator PPKH Kabupaten Ciamis, Indra Maulana, menegaskan, peran pendamping dalam mendampingi KPM bukan hanya pada penyaluran bantuan saja. Tetapi para pendamping mempunyai tugas berat mengadvokasi, memfasilitasi, memverifikasi dan mediasi berbagai hal yang terkait dengan pendampingan keluarga penerima manfaat.

“Terutama dalam pemenuhan layanan kebutuhan dasar. Rata-rata para pendamping mempunyai binaan sebanyak 250 sampai 350 keluarga. Dan kami tidak bisa bekerja sendiri, sangat memerlukan dukungan dan support dari semua pihak agar proses percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Ciamis dapat tercapai dengan baik,” katanya.

Indra memastikan, PKH ikut andil dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Ciamis yakni Kemandirian Ekonomi Sejahtera untuk Semua. (Deni/Koran-HR)