BerandaBerita PangandaranKotak Amal MTS di Pangandaran Digondol Maling

Kotak Amal MTS di Pangandaran Digondol Maling

Berita Pagandaran, (harapanrakyat.com),- Aksi pencurian di sekolah kembali terjadi. Kali ini MTS Amal Soleh yang berada di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dibobol maling.

Sejumlah komputer pun raib digondol si pencuri. Bukan itu saja, kotak amal dan uang cash Rp 750 ribu juga dibawa maling sekolah tersebut.

Kepala Sekolah MTS Amal Soleh Mangunjaya, Ujang mengatakan, pencuri masuk melalui jendela belakang ruang kantor.

“Sekolah dibobol maling pertama diketahui oleh pesuruh sekolah, sekitar pukul 06.30 WIB saat dia sedang bersih bersih di ruang kantor MTS itu dia melihat salah satu jendela kantor dalam kondisi terbuka dan rusak,” terang Ujang kepada HR Online, Kamis (24/10/2019).

ADVERTISEMENT

Lanjut Ujang, pesuruh sekolah tersebut, kemudian melaporkannya kepada Ujang. “Setelah dicek jendela yang terbuka tersebut, ternyata ada bekas congkelan benda tajam, sampai sampai kayu jendela pun rusak,” katanya.

Ujang kemudian memeriksa barang-barang milik sekolah. Saat itulah barulah ketahuan jika satu lapotop dan 4 komputer raib.

“Bersama Pengawas, saya periksa barang barang milik sekolah, ternyata satu laptop dan 4 komputer sudah hilang,” terang Ujang.

Menurutnya, laptop bersama 4 komputer yang digondol maling tersebut bernilai Rp 18 jutaan.

“Selain laptop dan computer, maling juga mengambil kotak amal dan uang cash Rp 750 ribu,” katanya.

Ujang mengaku sudah melaporkan kejadian pencurian di MTS Amal Soleh tersebut kepada pihak berwajib.

“Selain lapor ke Polisi, kami juga laporkan kejadian ini ke Kandepag (Kantor Departemen Agama) Pangandaran,” pungkasnya.

Berita Terkait: Dalam Semalam 3 SD di Pangandaran Dibobol Maling

Sebelumnya, maling juga sempat menyatroni tiga sekolah dalam semalam di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran pada 18 September 2019 lalu.

Para pencuri spesialis sekolah tersebut masuk dengan cara mencongkel jendela kantor di SDN 3 Bojongkondang, SDN 1 Cimanggu dan SDN 2 Pangkalan. (Entang/R7/HR-Online)  

BERITA TERBARU