Laksanakan Khuruj Fii Sabilillah ke India, Kadus di Ciamis Ini Pilih Lepaskan Jabatan

Khuruj Fii Sabilillah
Ilustrasi perangkat desa. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Kepala Dusun Sindangasih, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Solihin (54), memutuskan mundur dan melepaskan jabatannya. Keputusan itu diambil lantaran Solihin berencana pergi ke India untuk menjalani dakwah atau Khuruj fii Sabilillah.

Najmudin, warga Sindangasih, ketika ditemui Koran HR, Senin (30/09/2019), membenarkan, sebelum berangkat ke India mengikuti khuruj fii sabilillah, Solihin meminta izin kepada warga.  

“Untuk itu, warga kemudian menggelar rapat,” kata Najmudin.

Menurut Najmudin, Solihin sudah memiliki tekad yang bulat untuk menjalani Khuruj Fii Sabilillah. Karena perjanalan Solihin akan memakan waktu berbulan-bulan, warga meminta Solihin untuk mengundurkan diri meski masih memiliki masa jabatan sekitar 6 tahun.

“Sebab, pelayanan masyarakat harus tetap berjalan. Dan dengan senang hati, Solihin melepaskannya,” kata Najmudin.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Ciakar, Kamil Hasan, didampingi Kasi Pelayanan, Yusup Jamaludin, membenarkan keputusan pengunduran diri Kepala Dusun Sindangasih. Menurut dia, Solihin berangkat ke India pada 30 September 2019. 

Nana, jamaah khuruj, ketika ditemui Koran HR, menjelaskan, khuruj adalah metode dakwah islam yang pernah dicontohkan Rosululah SAW.  Khuruj adalah cara meluangkan waktu secara total untuk berdakwah.

“Bisa dilakukan dari rumah ke rumah, dari mesjid ke mesjid, dengan berjalan kaki, yang dipimpin seorang amir. Khuruj bisa dilakukan minimal selama 4 bulan dalam seumur hidup atau 40 hari setiap tahun,” katanya.

Senada dengan itu, Solihin, ketika dihubungi Koran HR, mengaku ingin menghadiri ijtima umum di markas internasional. Selain itu, dia juga ingin mempertebal keimanan dengan bersilaturahmi dengan ribuan umat muslim dari seluruh dunia. (Dji/Koran-HR)