Manfaat Buah Pare Ampuh Obati Berbagai Penyakit Termasuk HIV/AIDS

manfaat buah pare
Buah Pare. Istimewa

Manfaat buah pare ternyata sangat besar untuk kesehatan, meski rasanya pahit. Bukan hanya itu, khasiat buah pare ternyata juga ampuh dalam mengatasi HIV AIDS, penyakit paling menakutkan saat ini.

Buah sayuran ini memang sangat terkenal dan begitu lekat dengan ibu-ibu dan kaum wanita. Tak sedikit wanita yang menyukai sayuran ini untuk masakan atau lalapan, meski rasanya sangat dibenci pria.

Rasa pahit yang timbul dari buah atau sayuran ini justru mengundang minat karena dianggap berkhasiat. Bahkan manfaat buah pare sudah sejak lama digunakan untuk pengobatan tradisional di berbagai negara.

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Pare

Dalam 100 gram buah pare terkandung kalori 19 kkal, karbohidrat (4,32 gram), protein (0,84 gram), dan gula (1,95 gram). Untuk mineralnya terdapat kalsium, potassium (kalium), magnesium, fosfor, mangan, zat besi, dan seng (zinc).

Pantas saja manfaat buah pare berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Sebab, buah ini kaya vitamin A, C, E, K, B1 (Thiamine), B2 (Riboflavin), B3 (Niacin), B5 (Pantothenic acid), B6, dan vitamin B9.  Buah ini juga kaya serat namun rendah lemak.

Kandungan mineral penting seperti kalsium dan fosfor serta sifat antioksidan yang terkandung dalam buah ini berkhasiat dalam meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh, melancarkan metabolisme dan pencernaan.

Buah ini juga diketahui bersifat anti biotika, anti kanker, anti malaria, dan juga berkhasiat dalam mengatasi penyakit kuning. Hal ini terutama karena kandungan beta karoten dalam pare.

Selain manfaat buah pare dalam mengatasi kanker, sayuran ini juga baik dikonsumsi secara rutin untuk menyehatkan jantung sekaligus juga untuk mengatasi penyakit jantung.

Buah pare juga memiliki fungsi yang unik karena mampu menyeimbangkan kadar gula darah sekaligus juga merangsang produksi insulin. Karena itulah buah pare juga disarankan dikonsumsi secara rutin untuk mengatasi penyakit diabetes.

Manfaat buah pare juga dipercaya menyembuhkan reumatik, sakit perut, mengatasi demam, nyeri haid, maupun mengatasi penyakit bronchitis. Biasanya jika untuk pengobatan, buah pare ini direbus dan airnya digunakan untuk pengobatan.

Senyawa fitokimia, likopen, dan albiminoid yang terdapat dalam buah pare juga diketahui berkhasiat untuk mengobati penyakit kencing manis maupun merangsang nafsu makan.

Manfaat Buah Pare sebagai Anti HIV

Selain khasiat pare untuk kesehatan dan mengobati beragam penyakit, manfaat buah pare lainnnya yang sedang mendapat sorotan adalah kemampuannya dalam mengatasi dan memangkal HIV-AIDS.

Sebuah penelitian yang dilakukan Profesor Lee Huang dari New York University Amerika Serikat menemukan fakta menarik. Dia menemukan adanya kandungan sayuran ini yang ampuh dalam menekan penyebaran virus HIV/AIDS dalam tubuh.

Dalam risetnya itu sang profesor mendapati zat yang bernama momordica antiviral protein 30 (MAP 30), alpha momorchorin, dan juga beta momorchorin. Zat ini ditemukan dalam biji buah pare yang tua.

Zat-zat ini diketahui mampu mencegah dan menghalangi virus HIV agar tidak menyebar di dalam tubuh. Hasil riset tentang manfaat buah pare ini sempat mengejutkan dunia karena minimnya obat untuk menangkal HIV-AIDS.

Berdasarkan hasil penelitian ini pula zat dalam buah pare tersebut telah dimanfaatkan untuk penanganan penyakit HIV/AIDS sekaligus agar virus mematikan itu bisa dilokalisir agar tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Seperti diketahui, virus HIV menyerang sistem imunitas tubuh. Hal inilah yang akan membuat tubuh seperti digerogoti penyakit hingga bisa menyebabkan kematian.  Sementara dalam manfaat buah pare terdapat kalsium dan fosfor serta sifat antioksidan yang berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh.

Saat ini zat anti HIV dalam buah pare itu sudah diproduksi secara massal dan dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi penyakit HIV-AIDS.

Ternyata dibalik rasanya yang pahit, konsumsi sayuran ini perlu digalakkan agar manfaat buah pare lebih dirasakan baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh maupun untuk pengobatan. (R9/HR-Online)