Manfaat Jengkol dan Bahayanya yang Patut Diwaspadai

manfaat jengkol dan bahayanya
Jengkol. Foto: Istimewa

Manfaat jengkol dan bahayanya perlu diketahui terutama oleh para penyuka makanan yang disebut-sebut sebagai penambah nafsu makan ini. Manfaat jengkol tentunya ada, namun dibalik baunya, ternyata ada bahaya jengkol yang sebaiknya diwaspadai. Tetapi tak sedikit masyarakat kita yang begitu menyukai makanan yang satu ini.

Jengkol dan pete merupakan buah lalapan yang tampaknya terasa sangat nikmat dengan cocolan sambal yang pedas dan nasi panas.

Selain dimakan mentah, jengkol juga sering direbus agar rasanya lebih enak. Bahan ini juga kerap diolah dengan beragam bentuk masakan, seperti gulai jengkol, semur jengkol, dan lainnya.

Bukan hanya untuk lauk makan, jengkol saat ini juga telah dikembangkan menjadi cemilan, seperti keripik jengkol. Cemilan ini dibuat dengan cara menumbuk jengkol sampai lembut lalu dikeringkan dan digoreng.

Sebelum membahas manfaat jengkol dan bahayanya, baik ketahui dulu riwayat dari makanan ini. Dihimpun dari berbagai sumber, Jengkol (Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum) adalah jenis tanaman yang sangat khas yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara dan sejumlah kawasan lainnya.

Buah sayuran ini tak hanya dikenal dan disukai oleh masyarakat kita saja, namun tak sedikit juga orang di sejumlah negara lain di Asia Tenggara yang juga menyukai makanan ini.

Lantas apa saja manfaat jengkol dan bahayanya bagi kesehatan? Apakah bau menyengat jengkol memberikan khasiat dalam mengobati penyakit ataukah malah sebaliknya?

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Jengkol untuk Kesehatan

Salah satu faktor yang membuat jengkol menjadi sangat terkenal adalah baunya yang khas dan sangat menyengat. Bau ini timbul saat kita memakannya. Mulut yang berbau itupun akan mengganggu orang di sekitarnya.

Selain menyebabkan mulut berbau, ternyata bau ini juga akan menjalar pada semua saluran pembuangan tubuh.  Urin, fases, maupun keringat juga ikut berbau. Untuk mengurangi baunya, kadang jengkol direndam atau direbus sebelum dimakan.

Dibalik manfaat jengkol dan bahayanya, ternyata buah sayuran ini mengandung banyak nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Diantaranya kandungan protein, karbohidrat, vitamin A, B, dan vitamin C.

Jengkol juga diketahui kaya dengan berbagai jenis mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, steroid, saponin, glikosida, alkaloid, dan tannin. Sayuran ini juga mengandung minyak atsiri dan serat yang tinggi.

Jengkol juga diketahui bersifat diuretic dan sangat baik untuk menangkal penyakit diabetes maupun menjaga kesehatan jantung. Untuk manfaat jengkol dan bahayanya bagi kesehatan lainnya antara lain meliputi:

Meningkatkan Kesehatan Jantung

Jengkol juga kaya dengan kandungan antioksidan yang berkhasiat dalam menangkal radikal bebas dan melancarkan peredaran darah. Makan sayuran ini akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

Mengontrol Kadar Gula Darah

Sayuran ini juga memiliki senyawa aktif yang berfungsi untuk mengontrol dan mengendalikan kadar gula dalam darah. Karena itu jengkol baik untuk penderita diabetes dalam menjaga kadar gula darahnya.

Meningkatkan Stamina dan Menangkal Anemia

Dibalik manfaat jengkol dan bahayanya juga karena kandungan zat besi yang cukup tinggi yang berkhasiat menangkal anemia maupun menjaga dan meningkatkan stamina tubuh. Makan jengkol untuk lalapan bermanfaat dalam mengatasi kekurangan zat besi.

Baik untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Kandungan serat yang tinggi dalam jengkol tentunya juga bermanfaat buat anda yang ingin menurunkan berat badan. Makan jengkol juga berguna untuk membakar energi tubuh dan mengatasi lemak tubuh.

Mencegah Bayi Lahir Cacat

Jengkol juga baik untuk ibu hamil karena kandungan asam folat dan kalsiumnya yang sangat berguna dalam pembentukan organ janin. Karena itulah makan jengkol bagi ibu hamil berguna mencegah bayi lahir cacat.

Manfaat Jengkol dan Bahayanya Yang Wajib Anda Tahu

Sedangkan menyangkut manfaat jengkol dan bahayanya hal ini karena kandungan asam aminonya yang disebut asam jengkol. Asam jengkol ini mengandung racun sehingga orang yang memakannya berisiko mengalami keracunan.

Beberapa gejala yang kerap muncul pada orang yang mengalami keracunan ini diantaranya retensi urin, kejang otot, hingga gagal ginjal yang akut. Uniknya, kasus keracunan asam jengkol umumnya dialami pria.

Asam jengkol juga tidak gampang larut dalam air. Hal ini bisa menyebabkan gangguan pada saluran kencing akibat menumpuknya kristal. Karena itu makan jengkol sebaiknya jangan sampai berlebihan.

Itulah berbagai manfaat jengkol dan bahayanya yang sebaiknya dikenali agar makanan ini dapat memberikan nikmat tanpa membawa petaka. (R9/HR-Online)

Loading...