Mitos Orang Hilang di Gunung Sawal Ciamis

orang hilang di Gunung Sawal
Kawasan Margasatwa Gunung Sawal Ciamis. Foto: Wikipedia

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com).- Kasus orang hilang di kawasan Gunung Sawal Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bukan kali ini saja terjadi. Kasus yang menimpa Sulaiman (42) warga Dusun Cilopadang RT 21 RW 06 Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, yang hilang pada Jumat (11/10/2019) lalu di Gunung Sawal, merupakan kasus kesekian kalinya terjadi.

Hal tersebut diakui Kasi Pelayanan Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Yedi Selasa (15/10/2019). Dia mengakui, kejadian orang hilang kerap terjadi di Gunung Sawal. Ada yang ditemukan sudah meninggal, ada juga yang ditemukan karena tersesat.

“Seperti kasus nenek hilang di Tanjungsari, setelah 10 bulan menghilang baru ditemukan sudah menjadi tengkorak,” ujar Yedi.

Kata Yedi, kasus menghilangnya orang sudah dianggap biasa oleh masyarakat sekitar. Menurutnya, di kawasan Gunung Sawal terdapat beberapa tempat yang dipercayai masyarakat sebagai lokasi keramat. Ada beberapa makam orang terdahulu dan tempat petilasan serta tempat bertapa babi hutan.

Lebih lanjut Yedi menuturkan, masyarakat masih mempertahankan kearifan lokal yang secara turun temurun dipercayai masyarakat. Kearifan lokal tersebut salah satunya, bahwa masuk ke hutan gunung Sawal tidak boleh berniat jelek. Jika niatnya sudah jelek, pasti orang tersebut akan mengalami hal-hal aneh.

Contohnya kasus orang hilang yang terjadi beberapa tahun lalu. Saat anak anak remaja camping di kawasan tugu Gunung Sawal, hilang dan tersesat. Setelah ditemukan, mereka menceritakan kejadian aneh saat melaksanakan camping.

“Mereka kan datang camping ke gunung sawal niatnya jelek, yaitu mabuk, sehingga menurut pengakuan mereka mengalami hal-hal aneh,” katanya.

Sementara itu pencarian Sulaiman terus dilakukan hingga Selasa (15/10/2019) sore. Sekitar 50 orang yang terdiri dari tim SAR BPBD, Tagana, relawan, Pemdes bersama masyarakat menyisir ke sejumlah tempat di gunung sawal yang diduga menjadi lokasi menghilangnya Sulaiman.

Namun tidak ditemukan juga tanda tanda jejak Sulaiman. Pukul 15.00 WIB pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan besok hari.

Diberitakan harapanrakyat.com, Sulaiman (42) warga Dusun Cilopadang RT 21 RW 06 Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, yang hilang pada Jumat (11/10/2019) lalu di Gunung Sawal. Sulaiman diduga pergi ke daerah mata air yang berada di blok Cilopadang wilayah Gunung Sawal pada Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

“Sebelum pergi dari rumah, Sulaiman pamit kepada ibunya mau ke mandi jamban, tapi setelah itu dia tak kunjung kembali,” ujar Kasi Pelayanan Desa Gunungsari Yedi Senin (14/10/2019).

Karena pada malam itu Sulaiman tak pulang, keluarganya menduga Sulaiman menginap di gubuk atau saung dekat mata air.

“Namun setelah dua hari, Sulaiman tidak kunjung datang kerumah dan tidak ada kabar berita,” ungkapnya.

Kata Yedi, menurut penuturan saksi terakhir yakni bapak Omo, melihat Sulaiman pergi menuju arah gunung sawal blok Cilopadang membawa satu bungkus nasi dengan lauknya berikut satu bungkus tembakau. “Terakhir kali menggunakan baju kaos putih lusuh, celana panjang,” katanya.

Menurut Yedi, sudah dua hari ini pihak keluarga, masyarakat dan pemerintah desa melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar TKP Gunung Sawal, namun masih belum ketemu.

“Sulaiman ini memang sedikit ada keterbelakangan mental, keseharianya memang pergi ke hutan mencari kayu bakar, namun baru kali ini dia menghilang,” ucapnya. (Jujang/Koran-HR)

Loading...